Kamis, Maret 19, 2026
Beranda Kota Bengkulu BPS Kota Bengkulu Libatkan Pemkot dan Pelaku Usaha Perkuat Sosialisasi Sensus Ekonomi...

BPS Kota Bengkulu Libatkan Pemkot dan Pelaku Usaha Perkuat Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026

0
14
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 33;

Bengkulu – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu mulai mengintensifkan persiapan menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menggelar sosialisasi yang melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi, serta perangkat kecamatan dan kelurahan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses pendataan tahun depan berjalan lancar dan dipahami secara menyeluruh oleh para pihak terkait.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Drs. Tony Elfian, M.Si, menekankan bahwa koordinasi antara Pemkot dan BPS menjadi kunci dalam menyukseskan sensus nasional tersebut. Ia menjelaskan bahwa sosialisasi sejak dini diperlukan agar sumber-sumber data—mulai dari aparatur hingga pelaku usaha—memahami mekanisme pendataan.

Tony menyebutkan bahwa sehari sebelumnya BPS telah memberikan pemahaman kepada perangkat pemerintahan mulai dari camat, lurah hingga staf kelurahan. Menurutnya, keterlibatan jajaran pemerintahan daerah akan mempercepat penyebaran informasi ke masyarakat di tingkat bawah.

Ia menambahkan, ASN, perangkat kelurahan hingga OPD diharapkan ikut menyampaikan informasi terkait sensus. Undangan kepada pelaku usaha pada sesi sosialisasi hari ini, lanjutnya, dilakukan agar dunia usaha turut memahami manfaat dan tata cara pendataan sehingga data yang dihimpun nantinya benar-benar akurat.

Kepala BPS Kota Bengkulu, Iin Inayati, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja melakukan sosialisasi bertahap meskipun pelaksanaan sensus masih berlangsung tahun depan. Hal ini dinilai penting agar seluruh sektor yang berkaitan dengan pendataan mengetahui tujuan dan peran mereka dalam Sensus Ekonomi 2026.

Iin menyampaikan bahwa ini merupakan hari kedua sosialisasi. Pada hari pertama, peserta difokuskan kepada OPD serta perangkat kecamatan dan kelurahan, sementara hari kedua menyasar pelaku usaha dan asosiasi. BPS menilai partisipasi dunia usaha sangat penting karena data sensus digunakan untuk memetakan kondisi ekonomi dan potensi usaha di Kota Bengkulu.

Kabag Umum BPS Provinsi Bengkulu, Sahranudin, juga turut memberi apresiasi kepada Pemkot Bengkulu yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sensus ekonomi bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi tugas bersama seluruh unsur masyarakat.

Ia juga meminta dukungan media dalam menyebarkan informasi kepada publik. Menurutnya, data BPS akan lebih bermanfaat ketika informasi tersebut dapat dipahami masyarakat secara luas.

Dengan digelarnya sosialisasi ini, BPS berharap pemahaman masyarakat terhadap pentingnya Sensus Ekonomi 2026 semakin meningkat sehingga pelaksanaannya tahun depan dapat menghasilkan data yang andal untuk mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]