Jumat, Maret 20, 2026
Beranda Bengkulu Selatan KAMMI Bengkulu Selatan Gelar Aksi Bela Palestina, Kecam Genosida dan Pembajakan Armada...

KAMMI Bengkulu Selatan Gelar Aksi Bela Palestina, Kecam Genosida dan Pembajakan Armada Kemanusiaan

0
16
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) PK Bengkulu Selatan menggelar aksi Bela Palestina bertajuk “PK KAMMI Bengkulu Selatan Bersama Palestina”, sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Gaza dan kecaman atas tindakan brutal Israel yang terus melakukan genosida serta pembajakan terhadap Armada Kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

Bengkulu Selatan – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) PK Bengkulu Selatan menggelar Aksi Bela Palestina bertajuk “PK KAMMI Bengkulu Selatan Bersama Palestina”.

Aksi ini digelar sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap rakyat Gaza yang menjadi korban genosida, sekaligus mengecam tindakan biadab Israel yang menculik dan membajak Armada Kemanusiaan Global Sumud Flotilla pembawa bantuan kemanusiaan.

Kegiatan berlangsung di Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan diikuti oleh kader KAMMI se-Bengkulu Selatan. Melalui aksi ini, KAMMI menegaskan kembali posisi Indonesia—khususnya para pemuda Bengkulu Selatan—yang konsisten menentang segala bentuk penjajahan dan pelanggaran kemanusiaan.

Ketua Umum PK KAMMI Bengkulu Selatan, Melisa Mayang Sari, S.Si., dalam orasinya menyatakan bahwa apa yang terjadi di Gaza bukan lagi sekadar konflik, melainkan bentuk nyata genosida terencana.

“Apa yang terjadi di Gaza adalah upaya sistematis penghapusan etnis. Tindakan Israel menculik relawan kemanusiaan di perairan internasional adalah terorisme negara dan pelanggaran hukum internasional yang terang-terangan. Kami berdiri hari ini untuk menyuarakan hati nurani yang telah lama dibungkam oleh kepentingan politik dunia,” tegas Melisa.

Tiga Poin Tuntutan Aksi KAMMI Bengkulu Selatan

  1. Mengecam Keras Kejahatan Israel
    KAMMI Bengkulu Selatan mengecam keras aksi genosida Israel di Gaza serta mengutuk pembajakan kapal Sumud Flotilla dan penculikan aktivis kemanusiaan di dalamnya. Aksi ini disebut sebagai bukti nyata arogansi Zionis Israel yang dengan sengaja menghalangi misi kemanusiaan dunia.

  2. Mendesak PBB dan Pemimpin Dunia untuk Bertindak Tegas
    KAMMI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan para pemimpin dunia agar segera mengambil langkah konkret, di antaranya:

    • Menjatuhkan sanksi ekonomi, politik, dan militer terhadap Israel.

    • Menuntut pembebasan segera relawan Sumud Flotilla yang disandera.

    • Memastikan kemerdekaan penuh Palestina dari penjajahan Israel.

  3. Mendesak Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas
    KAMMI meminta Pemerintah Republik Indonesia untuk mengambil sikap lebih tegas terhadap genosida di Gaza dan pembajakan armada kemanusiaan oleh Israel. Pemerintah diharapkan memimpin diplomasi internasional, menggalang tekanan global terhadap Israel, dan mengevaluasi hubungan ekonomi yang berpotensi memperkuat rezim penjajah tersebut.

“Solidaritas kami untuk Palestina adalah amanat konstitusi dan panggilan kemanusiaan. Kami tidak akan berhenti bersuara hingga keadilan tegak dan Palestina merdeka,” tutup Melisa.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]