Bengkulu – Anggota DPD RI Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., melakukan kunjungan dalam masa reses ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu pada Jumat (10/10). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Plt. Kepala BNNP Bengkulu Kombes Pol Ali Imran bersama jajaran di Kantor BNNP Bengkulu.
Dalam pertemuan tersebut, Ali Imran menjelaskan arah dan fokus program BNN ke depan yang menitikberatkan pada pendekatan kemanusiaan. “Program utama kami adalah rehabilitasi. Jadi tagline kita sekarang War on Drugs for Humanity, artinya perang terhadap narkotika dilakukan melalui kegiatan-kegiatan kemanusiaan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa BNN berupaya memperluas kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan aparat penegak hukum, untuk memastikan pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika mendapatkan penanganan rehabilitasi, bukan hukuman penjara. “Kita akan sinkronkan dengan aparat hukum yang ada di Bengkulu agar penyelesaian kasus korban dan pecandu narkotika sesuai dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, yaitu melalui rehabilitasi,” jelas Ali.
Terkait sarana dan prasarana, Ali menuturkan bahwa saat ini BNN baru memiliki dua kantor, yakni di Kota Bengkulu dan Bengkulu Selatan. “Untuk di Kota Bengkulu kami masih menempati kantor pinjaman dari wali kota, sedangkan di Bengkulu Selatan juga masih menggunakan fasilitas milik pemerintah daerah. Ke depan kami berharap ada hibah kantor agar pelayanan rehabilitasi lebih optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Senator Destita Khairilisani menyambut baik komitmen BNNP Bengkulu dalam memperkuat pendekatan kemanusiaan terhadap korban narkotika. Kunjungan reses ini menjadi bagian dari komitmen DPD RI dalam mendorong penguatan kebijakan nasional di daerah, terutama terkait isu kemanusiaan dan kesehatan masyarakat akibat penyalahgunaan narkoba.
“Kami berdiskusi banyak tentang pentingnya sinergi antara lembaga dan masyarakat dalam pencegahan serta rehabilitasi penyalahgunaan narkotika. Insya Allah ke depan kami akan turut turun ke lapangan bersama BNN untuk memberikan edukasi dan dukungan terhadap masyarakat,” ujar Destita.


