back to top
Senin, Februari 2, 2026
BerandaKota BengkuluSejumlah Wilayah di Kota Bengkulu Terendam Banjir, BPBD Kerahkan Dapur Umum dan...

Sejumlah Wilayah di Kota Bengkulu Terendam Banjir, BPBD Kerahkan Dapur Umum dan Perahu Karet

Bengkulu – Hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak Kamis malam hingga Sabtu (3/1/2026) siang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Genangan air merendam permukiman warga dan mengganggu akses jalan utama di beberapa kelurahan.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, banjir terjadi di Perumahan Korpri dan Perumahan Ejuka Kelurahan Bentiring, Jalan Tanggul Gang Merpati II Kelurahan Rawa Makmur, RT 7 Kelurahan Semarang, serta Kelurahan Tanjung Jaya.

Di Kelurahan Rawa Makmur, genangan air menutupi badan jalan sehingga akses kendaraan terpaksa ditutup total demi keselamatan pengguna jalan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD Kota Bengkulu bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Sosial, Satpol PP, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana), langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Arwana, mengatakan pihaknya telah mendirikan tenda pengungsian dan mengerahkan mobil dapur umum lengkap dengan peralatan pendukung di wilayah terdampak.

“Secara garis besar kami sudah berkumpul di Perumahan Korpri yang merupakan salah satu kawasan dengan dampak banjir terparah. BPBD dan Tagana standby di lokasi untuk memberikan bantuan kepada warga,” ujar Made.

Baca Juga:  ASN dan Warga Ratu Samban Bersama Menanam Pohon Kelapa di Pantai Panjang

Ia menjelaskan, di Perumahan Korpri BPBD menurunkan mobil dapur umum, perahu karet, perahu fiber, serta tenda pengungsian. Sementara di Perumahan Ejuka, petugas juga telah mendirikan tenda dan bersiaga untuk melakukan evakuasi jika dibutuhkan.

“Untuk Perumahan Ejuka juga sama, tenda sudah kami pasang dan evakuasi disiapkan. Damkar turut membantu di lapangan. Kami dari BPBD standby penuh dan logistik sudah siap,” jelasnya.

Terkait jumlah rumah terdampak, Made menyampaikan pendataan masih bersifat sementara karena kondisi air yang masih fluktuatif.

“Data masih terus bergerak dan belum sepenuhnya valid. Namun sementara tercatat terdampak di Kelurahan Rawa Makmur, Tanjung Jaya, Perumahan Korpri, dan Perumahan Ejuka. Saat ini masih kami rekap,” ungkapnya.

Sementara itu, data awal mencatat rumah terendam di Perumahan Korpri sebanyak 35 unit, Perumahan Ejuka sekitar 60 unit, RT 7 Kelurahan Semarang 20 unit, dan Kelurahan Rawa Makmur sekitar 50 unit. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring pendataan lanjutan.

“Tim masih berada di lapangan untuk pendataan menyeluruh,” tutup Made. (**)

Baca Juga:  Stafsus Presiden Tinjau Program Gizi dan MBG di Bengkulu
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

- Advertisment -

[wpforms id="149" title="true" description="true"]