Bengkulu — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu terus meningkatkan pengawasan di kawasan Belungguk Point guna memastikan kenyamanan pengunjung serta menjaga kebersihan lingkungan. Pengawasan dilakukan secara intensif setiap malam, mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB.
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, Senin (29/12), mengatakan bahwa pemantauan rutin telah dilakukan sejak kawasan tersebut mulai ramai dikunjungi masyarakat. Dari hasil pantauan pada hari kedua, petugas menemukan sejumlah pengunjung membawa gitar, namun belum dijumpai aktivitas mengamen yang mengganggu ketertiban umum.
Meski demikian, Sahat menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir tindakan pengamen yang bersifat memaksa atau meresahkan masyarakat. Ia mengimbau pengunjung untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mengganggu ketertiban.
“Jika ditemukan pengamen yang memaksa atau meresahkan, silakan difoto atau divideo sebagai bukti dan laporkan melalui layanan pengaduan Satpol PP di nomor 0811-7312-876,” ujar Sahat.
Ia juga meminta masyarakat agar tidak langsung memviralkan kejadian di media sosial. Menurutnya, laporan langsung kepada petugas akan lebih cepat ditindaklanjuti demi menjaga ketertiban dan citra Kota Bengkulu.
Selain persoalan ketertiban, Satpol PP turut menyoroti rendahnya kesadaran sebagian pengunjung dan pedagang dalam menjaga kebersihan. Petugas masih menemukan sampah bekas minuman serta puntung rokok yang dibuang sembarangan di badan jalan, trotoar, hingga pot tanaman.
“Kami minta kesadaran semua pihak, baik pedagang maupun pengunjung. Jangan buang sampah dan puntung rokok sembarangan. Mari kita jaga bersama keindahan Belungguk Point,” tegasnya.
Satpol PP berharap sinergi antara petugas, pedagang, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga Belungguk Point sebagai pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik tetap tertib, aman, dan bersih.







