Selasa, September 1, 2026
Beranda Berita Rakerprov INKINDO Bengkulu Bahas Strategi Perkuat Peran Konsultan Daerah

Rakerprov INKINDO Bengkulu Bahas Strategi Perkuat Peran Konsultan Daerah

0
9
Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Bengkulu mendorong anggotanya untuk tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa konsultansi, tetapi juga menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah.

Bengkulu— Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Bengkulu mendorong anggotanya untuk tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa konsultansi, tetapi juga menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah. Upaya tersebut menjadi salah satu arah yang dibahas dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) INKINDO Bengkulu di Hotel Santika Bengkulu, Senin (31/8/2026).

Ketua DPP INKINDO Provinsi Bengkulu, Dwi Oktarini, mengatakan konsultan memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah menyusun kebijakan dan program pembangunan. Karena itu, peningkatan kapasitas anggota menjadi kebutuhan agar konsultan daerah mampu memberikan masukan yang profesional dan sesuai kebutuhan pembangunan.

Menurutnya, ruang lingkup pekerjaan konsultan tidak terbatas pada bidang konstruksi. Anggota INKINDO juga memiliki kompetensi di sektor nonkonstruksi, termasuk penyusunan kajian, perencanaan, hingga memberikan rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan.

“INKINDO juga ingin memperkuat kontribusi terhadap pemerintah daerah melalui kerja sama yang lebih dekat. Konsultan diharapkan dapat memberikan pemikiran strategis dalam mendukung kebijakan dan pembangunan daerah,” tutur Dwi.

Ia menilai pembangunan yang baik membutuhkan perencanaan yang matang dan berbasis kebutuhan masyarakat. Konsultan dapat mengambil peran dengan menghadirkan kajian dan perencanaan yang membantu pemerintah menentukan program secara lebih terarah.

Baca Juga:  Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi: Usulan Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Justru Kemunduran Reformasi

Komitmen tersebut juga ditunjukkan melalui keterlibatan konsultan daerah dalam mendukung program pemerintah pusat. Salah satunya melalui pembangunan Sekolah Rakyat yang turut melibatkan tenaga ahli lokal dari Bengkulu.

“Kita juga berkontribusi sebagai tenaga ahli lokal, karena kita benar-benar harus mengawasi pelaksanaan Sekolah Rakyat ini secara baik,” kata Dwi.

Keterlibatan tenaga ahli lokal dinilai penting karena konsultan memiliki pemahaman terhadap kondisi daerah serta karakteristik kebutuhan masyarakat setempat. Pengawasan dan pendampingan di lapangan juga diperlukan agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku.

Menurut Dwi, keterlibatan dalam pembangunan Sekolah Rakyat menjadi contoh bahwa konsultan Bengkulu memiliki kemampuan untuk mengambil bagian dalam proyek strategis pemerintah. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi pintu bagi konsultan daerah untuk semakin aktif dalam berbagai program pembangunan lainnya.

Di sisi lain, sejumlah perusahaan anggota INKINDO Bengkulu telah mengerjakan proyek konsultansi di luar daerah. Kiprah tersebut menunjukkan kemampuan konsultan Bengkulu tidak hanya dibutuhkan di tingkat lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk bersaing di pasar jasa konsultansi nasional.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian Nyata untuk Masyarakat, Brimob Polri Bangun MCK Umum di Kuala Simpang

Melalui Rakerprov, INKINDO Bengkulu juga menyusun arah program organisasi untuk empat tahun mendatang. Penguatan kompetensi anggota, peningkatan profesionalisme perusahaan, serta perluasan jaringan kerja menjadi bagian penting untuk memperkuat daya saing konsultan daerah.

Dwi berharap konsultan Bengkulu mampu terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengikuti perkembangan kebutuhan pembangunan. Dengan kapasitas yang semakin kuat, konsultan daerah diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan Bengkulu sekaligus memperluas kiprahnya di tingkat nasional.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]