Jumat, Maret 20, 2026
Beranda Berita Presiden Prabowo: Aspirasi Damai Harus Dihormati, Tindakan Anarkis Akan Ditindak Tegas

Presiden Prabowo: Aspirasi Damai Harus Dihormati, Tindakan Anarkis Akan Ditindak Tegas

0
12

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers usai melakukan pertemuan bersama pimpinan partai politik, Ketua DPR RI, dan Ketua MPR RI. Dalam pernyataannya, Presiden menegaskan komitmen pemerintah menghormati kebebasan berpendapat, sekaligus memperingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan secara damai tanpa tindakan anarkis.

“Negara menghormati dan terbuka terhadap kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi murni masyarakat. Namun, jika ada aktivitas anarkis, perusakan fasilitas umum, penjarahan, hingga korban jiwa, itu pelanggaran hukum dan negara wajib hadir melindungi rakyatnya,” tegas Prabowo.

Presiden mengungkapkan, Kepolisian RI telah melakukan pemeriksaan terhadap aparat yang melakukan kesalahan dalam pengamanan aksi. Ia meminta proses itu dilakukan secara cepat, transparan, dan dapat diawasi publik.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan langkah tegas yang diambil para ketua umum partai politik dan pimpinan DPR. Terhitung 1 September 2025, sejumlah anggota DPR yang dianggap menyampaikan pernyataan keliru akan dicabut keanggotaannya. Selain itu, DPR juga akan mencabut kebijakan terkait besaran tunjangan anggota dan memberlakukan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

“Kami ingin para anggota DPR selalu peka dan berpihak pada kepentingan rakyat. Pimpinan DPR pun menyatakan siap membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat dan mahasiswa,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden memerintahkan aparat TNI-Polri mengambil langkah tegas terhadap aksi perusakan, penjarahan, maupun tindakan yang mengarah pada makar dan terorisme. Namun ia menekankan, aspirasi yang disampaikan secara damai akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti pemerintah.

Prabowo juga meminta seluruh kementerian/lembaga untuk membuka diri terhadap kritik serta masukan masyarakat. Ia mengajak publik tetap tenang dan percaya pada pemerintah.

“Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia berada di ambang kebangkitan, jangan mau diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai, tanpa kerusuhan, tanpa merusak fasilitas umum. Kalau merusak fasilitas umum, artinya menghamburkan uang rakyat,” katanya.

Mengakhiri pernyataannya, Presiden menegaskan pentingnya semangat gotong royong dalam menjaga persatuan bangsa. “Kita selalu diintervensi, jangan mau diadu domba. Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Mari kita bergotong royong menjaga lingkungan kita, keluarga kita, dan negara kita,” tutup Prabowo.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]