Jumat, Juni 19, 2026
Beranda Kota Bengkulu Penganugerahan Bujang Gadis Kota Bengkulu 2026, Walikota Dorong Generasi Muda Jadi Duta...

Penganugerahan Bujang Gadis Kota Bengkulu 2026, Walikota Dorong Generasi Muda Jadi Duta Pariwisata

0
9

BENGKULU – Malam penganugerahan Pemilihan Bujang Gadis Kota Bengkulu 2026 resmi dibuka dengan meriah di Pendopo Merah Putih, gedung kebanggaan masyarakat Kota Bengkulu.

Pembukaan ajang tahunan tersebut ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional dol oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Ketua TP PKK Kota Bengkulu Ny. Dian Fitriani, Penjabat Sekda Medy Pebriansyah, Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu Riduan, Kepala Dinas Pariwisata Nina Nurdin, Kepala Dinas Kominfo Nurlia Dewi, serta GM RBTB M. Tasron.

Kegiatan yang digagas Dinas Pariwisata Kota Bengkulu berkolaborasi dengan Ikatan Bujang Gadis Bengkulu itu menghadirkan penampilan memukau dari 36 grand finalis yang mewakili seluruh kecamatan di Kota Bengkulu. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka setelah melalui proses seleksi dan pembinaan selama kurang lebih tiga bulan.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Dedy Wahyudi bersama Ketua TP PKK Kota Bengkulu Ny. Dian Fitriani juga resmi dinobatkan sebagai Ayahanda dan Ibunda Bujang Gadis Kota Bengkulu. Penobatan itu menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Bengkulu terhadap pengembangan potensi generasi muda daerah.

Baca Juga:  Walikota Bengkulu Pimpin Gotong Royong di Kawasan Pantai Panjang Pasir Putih

Dalam sambutannya, Dedy memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan ajang tersebut. Menurutnya, pemilihan Bujang Gadis bukan sekadar kompetisi penampilan, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter, wawasan, serta kemampuan komunikasi para peserta.

“Mereka ikut ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi adalah ajang mengasah kemampuan-kemampuan wawasannya, kemampuan berkomunikasi dan nanti akan dinilai oleh dewan juri,” ujar Dedy.

Dedy menegaskan bahwa para finalis yang terpilih nantinya akan mengemban peran penting sebagai wajah dan duta Kota Bengkulu. Peran tersebut dinilai sangat strategis di tengah upaya pemerintah kota yang terus melakukan pembenahan berbagai sektor, terutama pengembangan pariwisata dan ruang publik.

Ia menjelaskan, saat ini Kota Bengkulu tengah berbenah melalui sejumlah proyek strategis, di antaranya penataan kawasan wisata publik Belungguk Point yang terinspirasi dari Malioboro Yogyakarta dan Braga Bandung. Selain itu, Pemerintah Kota Bengkulu juga mengembangkan kawasan Bengkulu Heritage di Kampung Cina sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya.

Tak hanya itu, berbagai kawasan pesisir juga terus dipercantik melalui pembangunan Taman Ikan Kerapu, Taman Berkas, Taman Pasir Putih, revitalisasi Taman Remaja, hingga penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah. Seluruh upaya tersebut dilakukan untuk menjadikan Bengkulu sebagai kota wisata yang nyaman dan menarik bagi wisatawan.

Baca Juga:  Dikbud Kota Bengkulu Laporkan Oknum LSM Perkara Tuduhan Palsu

“Bengkulu sedang berbenah, Bengkulu sedang bersolek, kita ingin sejajar dengan kota-kota lainnya. Untuk mengenalkan Bengkulu tersebut, perlu duta, perlu ada anak-anak muda yang menyampaikan ke khalayak, baik dengan cara media sosial maupun secara konvensional,” katanya.

Terkait penobatannya sebagai Ayahanda Bujang Gadis Kota Bengkulu, Dedy menilai hal itu merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan generasi muda. Bahkan, ia meminta agar pelaksanaan kegiatan serupa pada tahun mendatang mendapatkan dukungan anggaran yang lebih baik sehingga dapat diselenggarakan lebih meriah.

“Saya tahu ini bukan hanya penobatan biasa, tetapi wujud komitmen Walikota dan juga jajaran agar mendukung kemajuan, khususnya Bujang Gadis Kota Bengkulu. Insya Allah, kita pastikan ke depan 2027 tolong anggarkan anggaran yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin menjelaskan bahwa ajang Pemilihan Bujang Gadis Kota Bengkulu 2026 diikuti sekitar 150 pendaftar. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan pembinaan, jumlah peserta kemudian mengerucut menjadi 36 grand finalis yang tampil pada malam penganugerahan.

Baca Juga:  Selesai Dibangun, Tiga Jembatan Rusak Ini Bisa Dilalui Masyarakat

Menurut Nina, proses penilaian masih terus berlangsung untuk menentukan peserta terbaik yang akan masuk tujuh besar, tiga besar, hingga terpilih sebagai Bujang dan Gadis Kota Bengkulu 2026. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin baik pada tahun-tahun mendatang.

“Melalui ajang ini, generasi muda diharapkan tidak hanya sekadar ikut berkompetisi, tetapi juga aktif mempromosikan pariwisata daerah. Seluruh elemen kepemudaan diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian tempat wisata di Kota Bengkulu agar semakin ramai dikunjungi dan dikenal luas di kancah nasional dan internasional,” pungkas Nina.

Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap daerah serta mampu menjadi duta yang memperkenalkan kekayaan wisata, budaya, dan potensi Kota Bengkulu ke tingkat nasional maupun internasional.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]