Bengkulu – Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar kegiatan sosialisasi dan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid di Masjid At Taqwa Anggut, Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung tata kelola zakat yang amanah, profesional, serta sesuai syariat dan regulasi yang berlaku.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi akademik mahasiswa dalam memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan masjid. Melalui pembentukan UPZ, masjid diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga mampu berperan sebagai pusat kesejahteraan dan pemberdayaan umat.
Sosialisasi menghadirkan Ketua Pelaksana BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Jundullah, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pembentukan UPZ masjid sebagai langkah strategis dalam pengelolaan zakat yang aman secara syar’i maupun regulasi, sehingga penghimpunan dan penyaluran zakat dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kelompok Dua mahasiswa Magister Ekonomi Syariah yang terdiri dari Muhammad Farhan Gumilar, Dini Delya Syapia Harista, Hasza Jiwanda, dan Yopi Dio Penanne. Selain itu, kegiatan juga mendapat pendampingan akademik dari dosen pengampu, yakni Prof. Dr. Asnaini dan Dr. Desi Isnaini.
Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Yosy Arisandi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian akademik mahasiswa dalam mendukung penguatan ekonomi umat berbasis masjid. Menurutnya, tata kelola zakat yang baik akan memberikan dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan sesuai aturan.
“Masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat. Melalui sosialisasi dan pembentukan UPZ ini, kami berharap masjid-masjid di Kota Bengkulu dapat memiliki sistem pengelolaan zakat yang amanah, transparan, sesuai syariat, dan sesuai regulasi negara,” ujar Yosy Arisandi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Pascasarjana Ekonomi Syariah UINFAS Bengkulu juga mengajak masjid-masjid di Kota Bengkulu yang ingin membentuk UPZ untuk ikut bergabung dan berdiskusi bersama. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pengelolaan zakat yang lebih profesional dan memberikan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Bagaimana pendapat Anda?
Bagikan Artikel
Ringkasan berita penting langsung ke email Anda
Pilih informasi tanpa spam.

Berita Terbaru
OJK Raih Sertifikasi ISO 9001:2015 untuk Pengawasan Sektor PPDP
Pimpinan Baznas Pusat Harapkan Bengkulu Jadi Contoh Tata Kelola Zakat Nasional
Jumat Keliling di Masjid Raya Baitul Izah, Kapolda Bengkulu Serap Aspirasi dan Dengarkan Keluhan Masyarakat
Perkuat Peran Penyuluh, Mentan-Mendagri Terbitkan SEB Dukung Swasembada Pangan
Polda Bengkulu Mutasi 152 Personel, Perkuat Organisasi dan Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Pemkot Bengkulu Mulai Verifikasi Faktual Calon Pimpinan BAZNAS 2026-2031