Jumat, Maret 20, 2026
Beranda Bengkulu Utara Kolaborasi DPR RI dan BKKBN, Isu Kependudukan Jadi Prioritas

Kolaborasi DPR RI dan BKKBN, Isu Kependudukan Jadi Prioritas

0
9

Bengkulu Utara – Upaya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus diarahkan pada isu-isu strategis kependudukan dan pembangunan keluarga. Fokus tersebut mencakup pengendalian pertumbuhan penduduk, pemerataan pembangunan berbasis kependudukan, serta pembinaan generasi muda agar terhindar dari pernikahan usia anak. Selain itu, peningkatan kesehatan ibu dan anak serta kualitas hidup lansia juga menjadi bagian penting dalam pembangunan kependudukan.

Sekretaris Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, Nesianto, S.E., M.M, menegaskan bahwa dua isu strategis tersebut merupakan pijakan utama pembangunan nasional. Menurutnya, pengelolaan penduduk yang seimbang akan memperkuat peran keluarga Indonesia sebagai fondasi lahirnya SDM berkualitas.

“Kolaborasi dua institusi menjadi langkah penting untuk memastikan program peningkatan kualitas SDM berjalan hingga ke tingkat desa,” jelasnya.

Dalam sosialisasi program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) bersama Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bengkulu, Eko Kurnia Ningsih, di Kecamatan Putri Hijau, Rabu (20/8/2025).

Selama dua hari, 20–21 Agustus 2025, Nesianto bersama Eko Kurnia Ningsih turun langsung ke Desa Air Petai dan Desa Cipta Mulya. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan pengetahuan masyarakat mengenai isu-isu kependudukan yang kompleks serta dampaknya terhadap pembangunan, khususnya di kalangan generasi muda.

Anggota Komisi IX DPR RI, Eko Kurnia Ningsih, menegaskan dukungannya terhadap program BKKBN. Menurutnya, upaya pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga harus dilaksanakan secara berkelanjutan agar generasi muda Bengkulu siap menghadapi tantangan masa depan. Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan kualitas SDM.

“Kami di DPR RI berkomitmen mengawal program Bangga Kencana serta percepatan penurunan stunting. Harapannya, masyarakat Bengkulu dapat merasakan manfaat nyata, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kesejahteraan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan, BKKBN menghadirkan lima program percepatan, yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya), dan Aplikasi Super APP Tentang Keluarga. Program-program ini diharapkan mampu memperkuat peran keluarga sekaligus mendukung terwujudnya SDM unggul di Bengkulu dan Indonesia.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]