Sabtu, Agustus 22, 2026
Beranda Kota Bengkulu Kabel Lampu Taman Tabot Dicuri, Pemkot Bengkulu Minta Warga Ikut Mengawasi

Kabel Lampu Taman Tabot Dicuri, Pemkot Bengkulu Minta Warga Ikut Mengawasi

0
4
Fasilitas publik di Taman Tabot, Kota Bengkulu, mengalami kerusakan setelah seluruh kabel listrik yang ditanam di bawah tanah dicuri.

Bengkulu — Fasilitas publik di Taman Tabot, Kota Bengkulu, mengalami kerusakan setelah seluruh jaringan kabel listrik yang ditanam di dalam tanah untuk penerangan taman diduga dicuri. Akibat kejadian tersebut, lampu-lampu taman terancam tidak dapat berfungsi sehingga mengurangi kenyamanan warga yang beraktivitas pada malam hari.

Taman Tabot merupakan ruang terbuka hijau (RTH) yang berada di dekat kawasan bersejarah Benteng Marlborough dan dibangun untuk mendukung penataan kota serta sektor pariwisata. Taman tersebut memadukan unsur budaya lokal, estetika, dan ruang publik bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Toni Hastri Putra, menyayangkan aksi pencurian dan perusakan fasilitas publik tersebut. Menurutnya, kejadian itu merugikan pemerintah sekaligus mengganggu kenyamanan masyarakat yang menggunakan taman.

“Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Taman yang tadinya indah, bercahaya, dan nyaman saat malam hari, harus dirusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,” ujar Toni saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026).

Toni mengatakan, kabel yang hilang merupakan bagian dari jaringan penerangan yang dipasang di bawah tanah. Pelaku diduga menggali dan memotong jaringan kabel tersebut sebelum membawanya pergi.

Baca Juga:  Dedy Wahyudi Tangani Warga Sakit Tinggal Satu Atap dengan Kandang Ayam

Ia meminta masyarakat di sekitar Taman Tabot ikut mengawasi fasilitas yang telah dibangun pemerintah. Pengawasan bersama dinilai penting untuk mencegah pencurian maupun perusakan fasilitas publik kembali terjadi.

“Saya mengajak seluruh masyarakat di sekitar kawasan taman untuk bersama-sama menjaga aset yang telah dibangun oleh pemerintah ini. Mari kita awasi bersama, sehingga tidak ada lagi celah bagi oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk merusaknya,” tegas Toni.

Pemerintah Kota Bengkulu juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait hilangnya kabel tersebut. Langkah itu dilakukan agar pelaku dapat segera diidentifikasi dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pemkot Bengkulu berharap masyarakat tidak hanya menggunakan fasilitas publik, tetapi juga ikut menjaga keberadaannya. Kerja sama antara pemerintah dan warga diperlukan agar ruang publik tetap aman, terawat, dan dapat dimanfaatkan masyarakat. (**)

[wpforms id="149" title="true" description="true"]