Kamis, Mei 7, 2026
Beranda Kota Bengkulu Dinsos Kota Bengkulu Dorong Anak Jalanan dan Gepeng Kembali Bersekolah Lewat Program...

Dinsos Kota Bengkulu Dorong Anak Jalanan dan Gepeng Kembali Bersekolah Lewat Program Sekolah Rakyat

0
3
Oplus_131072

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Sosial terus memperkuat penanganan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis (gepeng) dengan fokus utama mengembalikan anak-anak usia sekolah ke dunia pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Afriyenita menegaskan, anak-anak yang terjaring dalam razia dan masih berada pada usia sekolah akan diarahkan mengikuti pendidikan formal maupun alternatif agar tidak terus hidup di jalanan.

“Anak-anak yang terjaring dan masih usia sekolah akan kita arahkan ke Sekolah Rakyat, sekolah negeri, hingga program Paket C,” ujar Afriyenita.

Menurutnya, langkah ini bukan sekadar penertiban sosial, melainkan bentuk pembinaan jangka panjang untuk memastikan anak-anak tersebut memiliki masa depan yang lebih baik melalui pendidikan dan keterampilan.

Dinsos secara rutin melakukan penyisiran di sejumlah titik di Kota Bengkulu guna mendata anak-anak putus sekolah. Data tersebut kemudian menjadi dasar pengusulan mereka ke program pendidikan yang sesuai, termasuk Sekolah Rakyat sebagai solusi pendidikan inklusif.

Sementara itu, bagi gelandangan dan pengemis yang telah melewati usia sekolah, Dinsos melakukan verifikasi data untuk memastikan apakah mereka telah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial pemerintah.

Baca Juga:  Pemkot Bengkulu Respons Cepat Keluhan Masyarakat, Perbaiki Drainase di Penurunan

Afriyenita juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang secara langsung kepada pengemis di jalan karena dinilai dapat menumbuhkan ketergantungan dan memperkuat keberadaan mereka di ruang publik.

“Memberi uang di jalan justru memicu ketergantungan. Kami sarankan masyarakat menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi atau program pemerintah agar lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Melalui program ini, Pemkot Bengkulu berharap angka anak putus sekolah dari kalangan gepeng dapat ditekan, sekaligus membuka peluang hidup yang lebih layak melalui akses pendidikan, pembinaan, dan perlindungan sosial berkelanjutan.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]