Senin, April 6, 2026
Beranda Bengkulu Lebong Banjir Kepung Lima Kecamatan di Lebong, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di...

Banjir Kepung Lima Kecamatan di Lebong, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Nangai Amen

0
19

Lebong – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lebong pada Minggu malam akibat hujan yang terus mengguyur sejak sore. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong mencatat sedikitnya lima kecamatan terdampak banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebong, Rengki Anggara, mengatakan ketinggian air di beberapa titik cukup tinggi. Di Desa Nangai Amen, Kecamatan Lebong Utara, misalnya, air dilaporkan mencapai sekitar 1,5 meter.

“Untuk di Nangai Amen ketinggian air hampir satu meter setengah,” ujar Rengki saat dikonfirmasi di lokasi banjir.

Ia menyebutkan, banjir menyebabkan banyak warga terjebak di dalam rumah karena akses jalan tertutup genangan air. Hingga saat ini petugas masih melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

“Banyak warga yang terjebak dan tidak bisa keluar rumah. Tim masih melakukan proses evakuasi,” katanya.

Berdasarkan data sementara BPBD, banjir terjadi di lima kecamatan, yakni Lebong Utara, Lebong Tengah, Uram Jaya, Muara Aman, dan Lebong Atas dengan kondisi genangan yang bervariasi.

Baca Juga:  Satu Korban Meninggal, Satu Lagi Masih Dicari Tim SAR di Muara Jenggalu

Di wilayah Lebong Utara, banjir dilaporkan merendam Desa Nangai Amen serta Kelurahan Pasar Muara Aman. Sementara di Lebong Tengah genangan air terjadi di Desa Semelako dan Karanganyar. Di Kecamatan Uram Jaya, banjir juga dilaporkan melanda Desa Embong dan sekitarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan ratusan rumah warga terendam air dengan ketinggian bervariasi, mulai dari setinggi lutut hingga lebih dari satu meter. Jalan utama menuju Pasar Muara Aman juga sempat lumpuh akibat genangan yang mencapai sepinggang orang dewasa.

Untuk menghindari potensi bahaya listrik, aliran listrik di sejumlah wilayah terdampak sengaja dipadamkan oleh pihak PLN.

BPBD bersama aparat kepolisian terus melakukan evakuasi warga menggunakan perahu, terutama di lokasi dengan arus air yang cukup deras. Salah satu prioritas evakuasi adalah seorang perempuan hamil yang dilaporkan terjebak di rumahnya di Desa Nangai Amen.

“Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Kami terus memantau kondisi di lapangan dan mengimbau warga tetap waspada,” kata Rengki.

Hingga malam hari, hujan masih turun meski dengan intensitas lebih ringan. BPBD berharap cuaca segera membaik agar debit air sungai menurun dan banjir dapat segera surut.

Baca Juga:  Pemkab Lebong Lantik 28 PPPK Tahap I dan 99 PPPK Paruh Waktu

[wpforms id="149" title="true" description="true"]