Bengkulu – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Kaana, Kabupaten Bengkulu Utara, meminta dukungan pemerintah untuk memperluas akses permodalan, bantuan peralatan produksi, serta pemasaran produk. Aspirasi tersebut disampaikan kepada Anggota DPD RI daerah pemilihan Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., dalam kegiatan reses di rumah Herman, Selasa (13/10/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung pukul 15.30 hingga 18.00 WIB tersebut, pelaku UMKM mengusulkan kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan persyaratan yang terjangkau. Mereka juga membutuhkan bantuan peralatan produksi, bahan baku, serta pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk.

Selain permodalan, perluasan pemasaran menjadi salah satu kebutuhan pelaku usaha di Desa Kaana. Pemerintah diharapkan memfasilitasi promosi produk melalui pameran, pemasaran digital, dan pembukaan akses ke pasar yang lebih luas.

Pelaku UMKM juga menyampaikan perlunya pembangunan infrastruktur desa, terutama jalan, jembatan, dan akses transportasi untuk mendukung distribusi produk serta aktivitas ekonomi masyarakat. Pengawasan penggunaan Dana Desa dan APBD turut menjadi perhatian agar pembangunan dan program pemberdayaan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Sekda Bengkulu Utara Resmikan SPPG Rama Agung Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Aspirasi lainnya berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan cuaca ekstrem. Masyarakat meminta adanya sosialisasi mitigasi bencana, informasi peringatan dini, jalur evakuasi, serta perbaikan infrastruktur desa yang lebih aman terhadap risiko bencana.

Pelaku UMKM juga mengharapkan adanya program bantuan dan pemulihan ekonomi apabila kegiatan usaha terdampak bencana. Dukungan tersebut diperlukan agar pelaku usaha dapat kembali menjalankan aktivitas produksi dan mempertahankan sumber penghasilan keluarga.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Destita akan mendorong pemerintah daerah memperluas akses permodalan, KUR, bantuan peralatan, pelatihan, dan pemasaran bagi UMKM. Ia juga akan menyampaikan masukan terkait pembangunan infrastruktur desa, transparansi penggunaan anggaran, serta penguatan mitigasi bencana dan pemulihan ekonomi masyarakat kepada instansi terkait.