Bengkulu Utara – Semarak Merah Putih Kabupaten Bengkulu Utara resmi ditutup di Alun-Alun Rajo Malim Paduko, Minggu (11/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat.
Penutupan dilakukan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, yang mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Pemerintah provinsi mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Khairil mengatakan, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan warga. Semangat Merah Putih juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Semarak Merah Putih. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, Fitriansyah, mengatakan Semarak Merah Putih menjadi salah satu upaya menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Ia berharap nilai gotong royong dan solidaritas yang terbangun selama kegiatan dapat terus dipertahankan. Dengan demikian, masyarakat dapat berperan aktif mendukung program pembangunan dan kemajuan Kabupaten Bengkulu Utara.
Berakhirnya Semarak Merah Putih diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan. Persatuan dan kebersamaan dinilai penting agar program pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita Terbaru
Gaharu Bengkulu Bernilai Tinggi, Pelaku Usaha Berharap Investor Masuk
Dahliana Santy Diusulkan sebagai Calon Direktur Bisnis Bank Bengkulu ke OJK
Bengkulu Bidik Investor dan Pasar Ekspor Baru, Realisasi Investasi Rp2,85 Triliun
Kepala Daerah Diminta Perkuat Mitigasi Bencana dan Bantu Rakyat
Jalan Rusak Depan MPP Kota Bengkulu Diaspal Ulang
Sekolah Rakyat Seluma Ditargetkan Dibangun 2027, Anggaran Capai Rp300 Miliar