REJANG LEBONG – Biaya pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Rejang Lebong, Risky Ade Saputra, sebesar Rp142 juta telah ditanggung melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Selain itu, bantuan uang duka sebesar Rp92 juta disiapkan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan akan diserahkan langsung oleh Bupati Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si.

Kepastian bantuan tersebut disampaikan saat Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Rejang Lebong H. A. Supani, S.Ag., M.Pd., mengunjungi rumah duka Risky, Minggu (1/11/2026). Kedatangan rombongan disambut kedua orang tua almarhum, Herman, sekaligus menyampaikan belasungkawa dan memimpin doa untuk almarhum.

Ketua BAZNAS Rejang Lebong H. A. Supani menjelaskan, pembiayaan pemulangan jenazah merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak atas arahan Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, S.E. Bantuan tersebut melibatkan Dinas Sosial, BPJS, BAZNAS Provinsi Bengkulu, serta BAZNAS Kabupaten Rejang Lebong.

Ia memastikan keluarga tidak perlu lagi memikirkan biaya pemulangan jenazah karena seluruh pembiayaan sebesar Rp142 juta telah ditanggung bersama. Sementara itu, uang duka Rp92 juta dari pemerintah daerah akan disalurkan dalam waktu dekat melalui Bupati Rejang Lebong.

Baca Juga:  Pimpinan Baznas Pusat Harapkan Bengkulu Jadi Contoh Tata Kelola Zakat Nasional

“Kepada Pak Herman, orang tua Risky, tidak usah memikirkan biaya lagi. Sabar dan ikhlas dalam menghadapi semua cobaan ini. Semua biaya sudah kita tanggung bersama atas arahan Bapak Gubernur,” ujar Supani.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra mengatakan bantuan yang disalurkan BAZNAS bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para ASN Pemerintah Provinsi Bengkulu, masyarakat, serta kaum duafa. Menurutnya, BAZNAS menjalankan amanah untuk menyalurkan dana tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan yang dari BAZNAS ini merupakan ZIS seluruh ASN Provinsi Bengkulu, masyarakat dan kaum duafa. Kami hanya sekadar menyalurkan saja. Atas program Gubernur Provinsi Bengkulu dengan slogan Bantu Rakyat,” kata Yulkamra.

Sementara itu, Herman menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu, masyarakat, BAZNAS Provinsi Bengkulu, dan BAZNAS Kabupaten Rejang Lebong atas bantuan pemulangan jenazah anaknya. Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah membantu keluarga di tengah suasana duka.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Provinsi Bengkulu dan masyarakat Provinsi Bengkulu atas pemulangan jenazah anak saya. Terima kasih kepada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Rejang Lebong,” ucap Herman.

Baca Juga:  Wamen Stella Pastikan Rejang Lebong Jadi Lokasi SMA Unggul Garuda