BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, pada 20–29 November 2026. Persiapan tersebut dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Santika Bengkulu, Minggu (1/11/2026) malam.

FGD digelar sebagai forum koordinasi untuk menyatukan gagasan dan masukan dari berbagai pihak terkait. Pembahasan difokuskan pada kesiapan pelaksanaan kegiatan, termasuk penyusunan rangkaian acara dan langkah strategis agar agenda tersebut berjalan sesuai rencana.

Gebyar Semarak Merah Putih merupakan gerakan kolaboratif tingkat Provinsi Bengkulu yang melibatkan kabupaten dan kota. Sejumlah daerah telah melaksanakan kegiatan serupa, sementara Kota Bengkulu dijadwalkan menggelarnya pada akhir November mendatang.

Sejumlah agenda akan dihadirkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari bazar UMKM, pasar murah, pagelaran seni dan budaya, hingga berbagai kegiatan olahraga. Rangkaian acara ini juga diarahkan untuk membuka ruang promosi bagi pelaku usaha sekaligus memperkenalkan potensi budaya lokal.

Selain mendorong aktivitas ekonomi, Gebyar Semarak Merah Putih diharapkan menjadi ruang interaksi masyarakat melalui berbagai kegiatan hiburan, edukasi, dan kreativitas. Pelaku UMKM serta komunitas seni dan budaya juga berkesempatan menampilkan produk maupun potensi yang dimiliki.

Baca Juga:  Pemkot Bengkulu Terima 457 Sertifikat Hak Pakai Tanah dari BPN

Melalui FGD tersebut, Pemkot Bengkulu mendorong keterlibatan seluruh pihak dalam mempersiapkan kegiatan, sehingga pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat dan pelestarian budaya daerah.

Dengan jadwal pelaksanaan 20–29 November 2026, berbagai persiapan akan terus dimatangkan melalui koordinasi lintas pihak. Pemkot Bengkulu berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.