Bengkulu — Pemerintah Kota Bengkulu memastikan revitalisasi SMP Negeri 19 Kota Bengkulu yang terdampak kebakaran segera dimulai tahun ini. Sekitar delapan ruangan yang terbakar, termasuk ruang kelas dan ruang OSIS, akan dibangun kembali menggunakan anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Ilham Putra mengatakan pembangunan kembali dilakukan dengan sistem swakelola. Skema ini memungkinkan masyarakat, komite sekolah, serta orang tua dan wali murid ikut terlibat dalam proses pemulihan sekolah.
“Alhamdulillah, SMP Negeri 19 sekarang dalam proses revitalisasi. Tahun ini juga kelas yang terbakar akan segera dibangun kembali,” ujar Ilham Putra, Rabu (26/8/2026).
Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,2 miliar untuk pembangunan delapan ruangan tersebut. Anggaran itu mencakup pembangunan fisik sekaligus pengadaan meja, kursi, dan sarana pendukung pembelajaran.
“Untuk delapan kelas, anggarannya sekitar Rp2,2 miliar, termasuk meja kursi dan sarana-prasarana lain yang dibutuhkan SMP Negeri 19,” kata Ilham.
Saat ini pihak sekolah masih melakukan persiapan teknis sebelum peletakan batu pertama yang ditargetkan berlangsung awal September 2026. Pembangunan ditargetkan selesai paling lama 120 hari sehingga siswa dapat kembali menggunakan ruang belajar permanen.
Sambil menunggu pembangunan selesai, PT Pertamina Patra Niaga melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan bantuan ruang kelas darurat. Fasilitas berupa tenda tersebut dilengkapi meja, kursi, papan tulis, dan blower untuk mendukung kegiatan belajar 192 siswa.
Bantuan tersebut menjadi fasilitas sementara bagi siswa dan guru selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah berharap kegiatan belajar mengajar tetap berjalan tanpa mengganggu proses revitalisasi sekolah.
“Mudah-mudahan tidak sampai 120 hari, sarana dan prasarana sudah berdiri semua. Jadi kelas darurat ini kemungkinan berakhir sekitar Desember,” pungkas Ilham.

Berita Terbaru
Opini Gede Pasek Suardika: Sadapan dan Kekuasaan
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian
25 Atlet Seluma Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Turun di Lima Cabor
Desa Bukit Peninjauan II Dinilai sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026