Rabu, Agustus 26, 2026
Beranda Berita Panen Perdana Sayuran Hidroponik, Dosen Unihaz Berdayakan Masyarakat Disabilitas

Panen Perdana Sayuran Hidroponik, Dosen Unihaz Berdayakan Masyarakat Disabilitas

0
21
Panen perdana sayuran hidroponik hasil karya para penyandang disabilitas telah dilaksanakan hari ini, Rabu (26/8/2026).

Bengkulu – Panen perdana sayuran hidroponik hasil karya para penyandang disabilitas telah dilaksanakan hari ini, Rabu (26/8/2026). Acara ini berlangsung di halaman sekretariat PMMI (Persatuan Mitra Masyarakat Disabilitas) yang dihadiri oleh sekitar 50 orang peserta.

Hadir dalam kesempatan ini antara lain ketua Umum PMMI, Ketua LPPM Unihaz, Tim Pengabdi PKM, Para penyandang disabilitas dan beberapa orang mahasiswa. Acara panen ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PKM yang didanai oleh Kemendiktisaintek tahun 2026.

Panen sayuran hidroponik ini merupakan hasil karya dari penyandang disabilitas yang berada di bawah naungan PMMI dan dibina oleh Tim Pengabdi PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Unihaz. Ketua PMMI, Irna Liza Yuliastuty menginformasikan bahwa kegiatan pengabdian ini telah berlangsung secara intens selama sekitar empat bulan. “Kami sangat menyambut baik kerjasama dengan pihak Unihaz dengan gagasannya untuk memberdayakan para penyandang difabel melalui hidroponik ini”.

Senada dengan ketua PMMI, pimpinan Unihaz yang diwakili oleh ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Unihaz, Sri Rustianti menyampaikan rasa bahagianya melihat para penyandang disabilitas sangat senang dan riang menerima program pengabdian ini. Beliau mengharapkan bahwa apa yang kita panen hari akan menjadi titik awal untuk lebih semangat berkarya dan menghasilkan yang lebih baik lagi di masa depan.

Baca Juga:  BKKBN Bengkulu dan Kemenkum Kolaborasi Perkuat Kelompok UMKM UPPKA

“Saya melihat sayuran hidroponik yang dikelola disabilitas tumbuh sangat subur, saya sangat bahagia dengan capaian ini, namun yang kita panen bukan hanya sayurnya tetapi juga ilmu dan keterampilannya”.

Ketua tim pengabdi, Irma Lisa Sridanti menambahkan bahwa program pengabdian ini telah kami rancang dari jauh hari sehingga kami menemukan inovasi untuk membantu teman-teman yang menyandang disabilitas mampu berkarya di bidang pertanian melalui alih teknologi hidroponik ini.

“Apa yang kami lakukan disini tidak hanya mengedukasi tentang hidroponik, lebih jauh dari itu kami juga menguatkan mental dan self-esteem (rasa harga diri) peserta pengabdian sehingga mereka memiliki keyakinan bahwa mereka bisa dan mampu untuk berkarya”, demikian disampaikan Irma Lisa.

Sebagai informasi yang kami dapatkan bahwa tim pengabdi terdiri dari tiga orang dosen yaitu Ibu Irma Lisa Sridanti sebagai ketua, ditambah dengan dua anggota yaitu Ibu Susi Hardiyanti sebagai motivator self-esteem, dan Ikhsan Hasibuan sebagai ahli pertanian organik.

Bapak Deddy Syahputra, sebagai salah seorang penyandang difabel yang menerima manfaat pengabdian sekaligus sebagai koordinator kegiatan hidroponik, menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada para tim pengabdi, PMMI, dan Unihaz yang telah perduli untuk memberdayakan para penyandang disabilitas.

Baca Juga:  Gubernur Helmi Tiba di Enggano, Ini Sejumlah Agendanya

“Awalnya kami tidak begitu yakin untuk bisa melaksanakan rangkaian kegiatan teknik budidaya tanaman sayuran dengan metode hidroponik ini, namun setelah kami jalani dan dibina oleh tim pengabdi dan ahli hidroponik, ternyata tidak sesulit yang kami bayangkan” demikian Deddy. Para penyandang disabilitas berharap semoga mereka terus diberi kesempatan untuk berkarya sehingga bisa membuka peluang bagi mereka untuk mandiri secara ekonomi.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]