Seluma — Program revitalisasi 29 satuan pendidikan di Kabupaten Seluma resmi dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan Asisten Administrasi dan Kesra Setda Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, S.I.P., M.T., mewakili Bupati Seluma di SMP Negeri 5 Seluma, Kamis (20/8/2026).
Program revitalisasi tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun 2026. Di Kabupaten Seluma, program ini mencakup 29 satuan pendidikan yang terdiri dari 15 SD, 10 SMP, dan 4 PAUD.
Hendarsyah mengapresiasi Kemendikdasmen yang telah memberikan program revitalisasi bagi satuan pendidikan di Kabupaten Seluma. Menurutnya, program tersebut membantu pemerintah daerah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas program revitalisasi satuan pendidikan ini. Program ini sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan,” ujar Hendarsyah.
Ia berharap pelaksanaan revitalisasi di 29 satuan pendidikan berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan. Pekerjaan juga diharapkan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan peserta didik dan tenaga pendidik.
“Kami berharap pelaksanaan revitalisasi di 29 satuan pendidikan di Kabupaten Seluma dapat berjalan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Yang paling penting, hasilnya nanti benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik dan para tenaga pendidik,” katanya.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik. Pemerintah Kabupaten Seluma berharap revitalisasi dapat mendukung kelancaran proses pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Program revitalisasi 29 satuan pendidikan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di Kabupaten Seluma. Pemerintah daerah juga berharap pelaksanaannya memberikan dampak nyata bagi sekolah, peserta didik, dan tenaga pendidik.







