Bengkulu Utara – Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, S.E., M.AP., menyerahkan bantuan biaya pendukung pengobatan kepada masyarakat kurang mampu melalui Program Bantu Rakyat. Penyerahan berlangsung di ruang kerja Bupati Bengkulu Utara, Jumat (7/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara beserta jajaran.
Program Bantu Rakyat menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terhadap masyarakat yang tengah menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan, baik yang berada di dalam maupun luar daerah.
Bantuan tersebut tidak diperuntukkan bagi biaya pengobatan karena kebutuhan medis masyarakat telah ditanggung melalui program BPJS Kesehatan. Bantuan difokuskan untuk meringankan berbagai kebutuhan pendukung yang muncul selama pasien menjalani perawatan.
Bupati Arie Septia Adinata mengatakan, keluarga pasien kerap menghadapi persoalan biaya di luar kebutuhan medis. Di antaranya biaya transportasi menuju rumah sakit, konsumsi, serta kebutuhan tempat tinggal bagi anggota keluarga yang harus mendampingi pasien.
“Program Bantu Rakyat ini hadir untuk meringankan beban masyarakat. Bukan biaya pengobatannya, karena sudah ditanggung BPJS, tetapi biaya pendukung seperti transportasi, makan, dan tempat tinggal bagi keluarga yang menjaga pasien. Kami ingin masyarakat bisa fokus pada proses penyembuhan tanpa terbebani oleh biaya-biaya tersebut,” ujar Arie.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama warga yang berada dalam kondisi kurang mampu.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang membutuhkan bantuan agar tidak ragu menyampaikan kondisi mereka kepada pemerintah.
“Kami tidak ingin ada masyarakat Bengkulu Utara yang menunda atau bahkan tidak mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena terkendala biaya pendukung. Apabila ada warga yang membutuhkan bantuan, silakan melapor kepada pemerintah desa atau langsung ke Dinas Sosial agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Dalam penyerahan tersebut, bantuan secara simbolis diberikan kepada salah satu penerima manfaat, Axcel Kenandra, anak dari Bryan Ardepa, warga Kecamatan Pinang Raya.
Untuk pelaksanaan Program Bantu Rakyat tahap ketiga, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp238.750.000.
Arie menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara selektif dan melalui proses verifikasi. Usulan dapat berasal dari pemerintah desa maupun rumah sakit, kemudian diverifikasi oleh Dinas Sosial bersama Dinas Kesehatan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang memenuhi ketentuan.
“Bantuan ini kami salurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Bryan Ardepa, orang tua Axcel Kenandra, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara atas bantuan yang diterima keluarganya.
Melalui sambungan telepon, Bryan mengatakan bantuan tersebut cukup meringankan beban keluarga selama mendampingi anaknya menjalani perawatan di rumah sakit.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Biaya transportasi bolak-balik ke rumah sakit dan kebutuhan makan selama mendampingi anak kami menjalani perawatan menjadi lebih ringan. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara atas perhatian dan kepeduliannya,” ungkap Bryan.







