Senin, Juni 15, 2026
Beranda Pendidikan Puluhan Santri Darul Ma’arif NU Rejang Lebong Siap Melanjutkan Perjalanan Pendidikan

Puluhan Santri Darul Ma’arif NU Rejang Lebong Siap Melanjutkan Perjalanan Pendidikan

0
7
Haflah Akhirussanah Angkatan III Pondok Pesantren Darul Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Rejang Lebong, Ahad (14/6).

REJANG LEBONG – Suasana haru dan bangga menyelimuti Haflah Akhirussanah Angkatan III Pondok Pesantren Darul Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Rejang Lebong, Ahad (14/6). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para santri yang telah menempuh proses belajar dan pembinaan di lingkungan pesantren selama kurang lebih tiga tahun.

Di hadapan orang tua, guru, dan tamu undangan, para santri mengikuti prosesi pelepasan sebagai langkah awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Momen tersebut tidak hanya menjadi ajang perpisahan, tetapi juga refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah membentuk karakter, akhlak, serta pemahaman keagamaan para santri.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin, menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam menjaga dan membentuk moral generasi muda. Menurutnya, pendidikan pesantren tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pondok pesantren merupakan benteng moral dan akhlak. Para santri yang hari ini menyelesaikan pendidikan telah melalui proses pembelajaran yang panjang. Tugas selanjutnya adalah menjaga dan mengembangkan ilmu, hafalan, serta akhlak yang telah diperoleh selama berada di pesantren,” ujarnya.

Baca Juga:  Kemenham Keluarkan Rekomendasi Terkait Kasus 11 Siswa SMAN 5 Bengkulu

Saefudin menilai keberhasilan pendidikan di pesantren tidak semata-mata diukur dari capaian akademik maupun hafalan, melainkan dari kemampuan melahirkan pribadi yang disiplin, berintegritas, dan memiliki karakter kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong dalam mencetak generasi muda yang memiliki pemahaman keagamaan yang baik sekaligus menjunjung nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, pesantren tetap menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga tradisi keilmuan Islam yang moderat dan rahmatan lil alamin.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Rahman Umar, berharap para lulusan dapat terus melanjutkan pendidikan serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren.

Ia menekankan pentingnya menjaga hafalan, akhlak, dan semangat belajar sebagai bekal dalam menempuh jenjang pendidikan berikutnya maupun kehidupan di tengah masyarakat.

“Ilmu yang diperoleh selama di pesantren hendaknya terus diamalkan dan dikembangkan. Kami berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang membanggakan orang tua, agama, bangsa, dan negara,” kata Rahman.

Baca Juga:  Pagu Dana Desa Rejang Lebong Turun, PMD Minta Desa Fokus Program Prioritas

Bagi para wali santri, Haflah Akhirussanah menjadi momen yang penuh kebanggaan. Setelah menyaksikan proses pendidikan putra-putri mereka selama bertahun-tahun, hari itu menjadi penanda keberhasilan sekaligus awal perjalanan baru yang akan ditempuh para santri.

Prosesi pelepasan dan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi menambah suasana haru dalam kegiatan tersebut. Tidak sedikit orang tua yang mengabadikan momen bersama putra-putri mereka sebagai kenangan atas perjalanan pendidikan di pesantren.

Melalui Haflah Akhirussanah Angkatan III ini, Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia dan siap berkontribusi bagi masyarakat, agama, dan bangsa.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]