
Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu mengevakuasi seorang warga lanjut usia bernama Tajudin yang selama ini hidup dalam kondisi memprihatinkan di kawasan Bentiring, Jumat (5/6/2026). Pria asal Bogor yang telah lama menetap di Kota Bengkulu itu diketahui tinggal seorang diri tanpa rumah yang layak.
Selama ini Tajudin berteduh di bawah naungan ruko yang berada di samping kandang ayam. Kondisinya yang hidup sebatang kara dan tanpa tempat tinggal tetap menjadi perhatian pemerintah daerah setelah dilakukan peninjauan langsung ke lokasi.
Proses evakuasi dipimpin Staf Ahli Pemerintah Kota Bengkulu Eddy Apriyanto bersama Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Afriyenita, Kepala Diskominfo Kota Bengkulu Nurlia Dewi, Lurah Bentiring, serta sejumlah OPD terkait. Mereka datang untuk memastikan Tajudin mendapatkan penanganan dan tempat tinggal yang lebih layak.
“Hari ini kami mengunjungi Bapak Tajudin. Kondisinya memang sangat memprihatinkan, terlantar sebatang kara dan tidak punya tempat tinggal. Makanya hari ini kami bersama-sama membujuk beliau untuk pindah ke panti jompo yang lebih representatif,” kata Eddy Apriyanto.
Selain menyiapkan tempat tinggal yang lebih aman, Pemerintah Kota Bengkulu juga akan memastikan Tajudin memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan. Pendampingan akan dilakukan melalui Dinas Sosial agar kondisi kesehatannya dapat terus dipantau dan ditangani.
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Afriyenita menjelaskan pihaknya telah melakukan asesmen sebelum mengambil langkah evakuasi. Hasil koordinasi menunjukkan panti jompo yang dituju telah menyatakan kesiapan untuk menerima Tajudin.
“Kami asesmen dulu. Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan konfirmasi bahwasanya panti jompo siap menerima beliau. Hari Senin nanti, kami akan langsung mengantarkan beliau ke panti jompo,” ujar Afriyenita.
Sebagai bantuan awal, Pemerintah Kota Bengkulu juga menyalurkan paket sembako dan makanan yang merupakan amanah dari Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu kebutuhan sehari-hari Tajudin sambil menunggu proses pemindahan ke panti jompo.
“Kami menyerahkan bantuan paket sembako dan makanan untuk beliau, amanah langsung dari Bapak Walikota dan Wakil Walikota,” tambah Afriyenita.
Pemkot Bengkulu berharap penanganan ini dapat memberikan kehidupan yang lebih layak bagi Tajudin. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan warga yang terlantar tetap mendapatkan perlindungan sosial dan pelayanan yang dibutuhkan.






