Kamis, Mei 28, 2026
Beranda Kota Bengkulu Masjid Agung At-Taqwa Gunakan Besek Ramah Lingkungan untuk Pembagian Daging Kurban

Masjid Agung At-Taqwa Gunakan Besek Ramah Lingkungan untuk Pembagian Daging Kurban

0
4

Bengkulu – Masjid Agung At-Taqwa membuat terobosan baru dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dengan mengganti penggunaan kantong plastik sekali pakai menjadi wadah anyaman bambu atau besek. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi sampah plastik di Kota Bengkulu.

Proses pemotongan dan distribusi hewan kurban ditinjau langsung oleh Medy Pebriansyah bersama Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Bengkulu, drh. Henny Kusuma Dewi, serta Ketua Umum Masjid Agung At-Taqwa, Buya Yulkamra. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pemotongan dan pembagian daging kurban berjalan lancar.

Medy Pebriansyah memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan pengurus Masjid Agung At-Taqwa. Menurutnya, penggunaan besek merupakan langkah cerdas karena lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat.

“Siang hari ini kita melaksanakan pemotongan hewan kurban di Masjid Agung At-Taqwa. Pemotongannya sudah selesai, tinggal pembagian daging kurban-nya, dan tahun ini ada salah satu terobosan dari pengurus masjid yaitu wadah pembagian daging tidak lagi menggunakan kantong plastik tapi sudah menggunakan besek yang lebih ramah lingkungan,” ujar Medy, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga:  Limbah PLTU Teluk Sepang Dikeluhkan Warga, Picu Kerusakan Lingkungan dan Kesehatan

Ia menjelaskan, penggunaan besek bambu tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat terhadap kualitas daging kurban. Berdasarkan informasi dari pengurus masjid, daging yang disimpan di dalam besek dinilai lebih awet dan memiliki cita rasa lebih baik dibanding menggunakan kantong plastik.

“Jadi tidak akan mencemari lingkungan sekitarnya, nanti akan terurai, bisa dipakai lagi, dan tadi Buya menyampaikan dagingnya insya Allah lebih awet, lebih nikmat rasa dibanding dikantongi dengan kantong plastik,” lanjut Medy. Ia berharap inovasi tersebut dapat menjadi contoh bagi masjid lainnya di Bengkulu.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap gerakan peduli lingkungan dalam pembagian daging kurban tidak hanya diterapkan di Masjid Agung At-Taqwa saja. Inovasi tersebut diharapkan dapat diikuti masjid-masjid lain di Kota Bengkulu maupun seluruh Provinsi Bengkulu sebagai langkah nyata mengurangi penggunaan sampah plastik.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]