
Seluma – Pemerintah Kabupaten Seluma mencatat sejumlah capaian pembangunan selama satu tahun kepemimpinan Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM bersama Wakil Bupati Drs. H. Gustianto pada 2025. Berbagai program bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pihak swasta berhasil dihimpun untuk mendukung pembangunan di daerah tersebut.
Total bantuan yang masuk ke Kabupaten Seluma sepanjang 2025 mencapai Rp365.160.039.027. Bantuan tersebut berasal dari beberapa sumber pendanaan, yakni APBD Provinsi Bengkulu sebesar Rp4.579.999.000, APBN senilai Rp347.689.503.376, serta dukungan pihak swasta sebesar Rp3.035.243.151.
Bantuan tersebut disalurkan ke berbagai sektor pembangunan. Pada sektor pertanian, Kabupaten Seluma menerima bantuan dari APBN dan APBD Provinsi dengan total Rp81.336.075.026.
Kemudian di sektor perikanan, bantuan yang diterima mencapai Rp22.506.000.000 yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi, serta klaim asuransi bagi para nelayan.
Sementara itu, sektor infrastruktur dasar juga mendapatkan dukungan anggaran yang cukup besar, yakni Rp73.641.119.825 yang berasal dari APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Di bidang sosial, bantuan yang diterima mencapai Rp944.488.525. Selain itu, terdapat pula dukungan program pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pembangunan perumahan dan kawasan permukiman dengan total anggaran Rp1.031.499.000.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga mulai direalisasikan di Kabupaten Seluma. Melalui Badan Gizi Nasional (BGN), dibangun dua unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan anggaran sebesar Rp3 miliar yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi.
Selain bantuan berbentuk anggaran, Kabupaten Seluma juga menerima dukungan alat pascapanen berupa satu unit bed dryer dari Bank Indonesia senilai Rp100 juta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Bupati Seluma Teddy Rahman mengatakan, berbagai bantuan tersebut merupakan hasil upaya pemerintah daerah dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun berbagai lembaga terkait.
“Sekalipun tidak semuanya dalam bentuk anggaran, kami terus mendorong OPD untuk aktif mencari dan mendapatkan program yang bisa diimplementasikan di Kabupaten Seluma,” ujar Teddy.
Ia menambahkan, peluang bantuan untuk Seluma masih terbuka. Pada awal tahun 2026, Dinas Pertanian Kabupaten Seluma kembali memperoleh dukungan dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan berupa dana operasional program sarana dan prasarana kelapa sawit sebesar Rp250 juta.
Menurutnya, berbagai bantuan tersebut tidak terlepas dari upaya jemput bola yang dilakukan pemerintah daerah melalui kunjungan kerja ke sejumlah kementerian sesuai dengan bidang masing-masing organisasi perangkat daerah. Langkah ini diharapkan dapat terus membuka peluang program pembangunan bagi Kabupaten Seluma ke depan.






