back to top
Rabu, Februari 25, 2026
BerandaNasionalBGN Tegaskan Anggaran Bahan Pangan MBG Rp8.000–Rp10.000 per Porsi

BGN Tegaskan Anggaran Bahan Pangan MBG Rp8.000–Rp10.000 per Porsi

Jakarta – Menyikapi ramainya perbincangan di media sosial terkait menu Ramadan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai menyimpang dari ketentuan anggaran, Badan Gizi Nasional (BGN) kembali memberikan klarifikasi. Melalui Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S. Deyang, BGN menegaskan bahwa anggaran khusus bahan makanan ditetapkan sebesar Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000 seperti yang ramai dipersepsikan publik.

Nanik menjelaskan, total anggaran Rp13.000 untuk balita hingga kelas 3 SD dan Rp15.000 untuk kelas 4 SD ke atas hingga ibu menyusui tidak sepenuhnya dialokasikan untuk bahan baku makanan. Dari jumlah tersebut, anggaran bahan pangan murni sebesar Rp8.000 per porsi untuk balita/PAUD/TK/RA serta SD/MI kelas 1–3, dan Rp10.000 per porsi untuk SD/MI kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui.

Menurutnya, terdapat alokasi biaya operasional sebesar Rp3.000 per porsi yang digunakan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program. Biaya tersebut mencakup kebutuhan listrik, internet, gas, air, insentif relawan SPPG, insentif guru PIC, kendaraan operasional, BPJS Ketenagakerjaan relawan, insentif kader posyandu, pengadaan alat pelindung diri dan perlengkapan kebersihan, BBM mobil MBG, hingga operasional KaSPPG beserta tim.

Selain itu, terdapat anggaran Rp2.000 per porsi untuk kebutuhan fasilitas, seperti sewa lahan dan bangunan dapur, gudang, kamar mes, pembangunan IPAL, sistem filterisasi air, hingga sewa peralatan masak modern seperti steam rice, kompor, kulkas, chiller, freezer, panci, dan ompreng. Dalam juknis terbaru Nomor 401.1, anggaran tersebut dikategorikan sebagai insentif fasilitas SPPG yang disediakan mitra, senilai Rp6 juta per hari dengan asumsi satu SPPG melayani 3.000 penerima manfaat.

BGN menegaskan tetap terbuka terhadap masukan dan laporan masyarakat apabila ditemukan indikasi menu MBG yang tidak sesuai alokasi. Setiap laporan, kata Nanik, akan ditindaklanjuti secara profesional dan objektif guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

- Advertisment -

[wpforms id="149" title="true" description="true"]