Kamis, Maret 19, 2026
Beranda Pendidikan SRMA 6 Bengkulu dan SRT 14 Kaur Ikuti Peresmian Nasional 166 Sekolah...

SRMA 6 Bengkulu dan SRT 14 Kaur Ikuti Peresmian Nasional 166 Sekolah Rakyat

0
5

Bengkulu – Sentra Dharma Guna Bengkulu bersama Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 6 Bengkulu dan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 14 Kaur turut menyaksikan Peresmian Nasional 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui tayangan dalam jaringan (daring), Senin (12/1/2025).

Peresmian Sekolah Rakyat tersebut dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia. Peresmian ini sekaligus menandai dimulainya operasional 166 Sekolah Rakyat yang telah berjalan sepanjang tahun 2025.

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan ikhtiar negara untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Keikutsertaan Sentra Dharma Guna Bengkulu bersama SRMA 6 Bengkulu dan SRT 14 Kaur dalam kegiatan peresmian ini mencerminkan komitmen nyata Kementerian Sosial melalui unit pelaksana teknisnya dalam mendukung penuh program strategis nasional Sekolah Rakyat. Dari Bengkulu, jajaran Sentra Dharma Guna mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan seksama menyimak arahan Presiden.

SRMA 6 Bengkulu dan SRT 14 Kaur yang berada dalam wilayah kerja Sentra Dharma Guna Bengkulu menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang menyeluruh. Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai satuan pendidikan, tetapi juga menjadi ruang harapan bagi generasi muda penerima manfaat untuk tumbuh setara, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik melalui pendampingan yang komprehensif.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pemerintah telah memulai pembangunan Sekolah Rakyat Permanen pada tahun 2026 di 104 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Pembangunan ini menjadi bukti keseriusan negara dalam memastikan keberlanjutan program Sekolah Rakyat sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.

Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu menyambut baik kebijakan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus mendukung keberlanjutan program Sekolah Rakyat, khususnya melalui penguatan layanan pendidikan, rehabilitasi sosial, serta pemberdayaan peserta didik.

“Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Sentra Dharma Guna Bengkulu optimistis Sekolah Rakyat akan menjadi jalan perubahan nyata bagi anak-anak bangsa menuju Indonesia yang lebih adil, makmur, dan sejahtera,” singkat Hari Setiadi.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]