Pelantikan Pengurus MUI Seluma Periode 2025–2030, Wabup Tekankan Sinergi Jaga Moral Umat

0
10

Seluma — Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Seluma masa khidmat 2025–2030. Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Baitul Falihin, Sabtu (1/11/2025).

Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua Bidang Koordinator Komisi Fatwa, Hukum, dan HAM MUI Provinsi Bengkulu KH. Alisodik Ahmad, perwakilan TP PKK Kabupaten Seluma, GOW Seluma, serta seluruh pengurus MUI yang baru dilantik.

Dalam sambutannya, Ketua MUI Kabupaten Seluma H. Nodi Herwansyah, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pelantikan. Ia menegaskan peran strategis MUI sebagai lembaga penasehat dalam urusan keagamaan, baik untuk masyarakat maupun pemerintah daerah.

Sementara itu, KH. Alisodik Ahmad yang mewakili MUI Provinsi Bengkulu menekankan pentingnya peran ulama dalam menjaga kemaslahatan umat di tengah maraknya aliran yang berpotensi menyimpang dari syariat Islam.

“MUI berkewajiban membantu pemerintah menjaga ketertiban dan kedisiplinan umat agar tidak terpengaruh paham yang menyesatkan,” ujar KH. Alisodik.

Wakil Bupati Gustianto dalam arahannya mengingatkan bahwa masih banyak persoalan sosial yang perlu perhatian bersama, salah satunya fenomena perkawinan usia dini.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk MUI, untuk terus mengedukasi masyarakat tentang dampak negatif perkawinan usia dini,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif MUI Seluma dalam mendukung program pembinaan umat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat disebutnya menjadi kunci terciptanya kehidupan yang tenteram dan religius.

“Kontribusi MUI sejalan dengan visi daerah Seluma Emas Berlian. Pembangunan keagamaan bukan soal fisik, melainkan tentang peningkatan kualitas iman, ibadah, dan akhlak masyarakat,” tutup Gustianto.