Sabtu, Juni 20, 2026
Beranda Berita 348 Ribu Warga Bengkulu Nikmati Program MBG, Serapan Anggaran Capai Rp247 Miliar

348 Ribu Warga Bengkulu Nikmati Program MBG, Serapan Anggaran Capai Rp247 Miliar

0
6
Senator Destita meninjau pelaksanaan Program MBG.

Bengkulu – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Juni 2026, sebanyak 348.071 warga telah menerima manfaat program yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan sumber daya manusia.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardhana, mengatakan realisasi anggaran program MBG di Bengkulu telah mencapai Rp247,36 miliar.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

” Hingga Juni 2026 realisasi program MBG mencapai Rp247,36 miliar dengan 348.071 penerima manfaat,” ujar Irfan di Kota Bengkulu, Jumat.

Ia menjelaskan, pemerintah terus memperluas cakupan program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

Bersamaan dengan itu, aspek tata kelola, pengawasan, serta standar keamanan pangan juga terus diperkuat guna memastikan pelaksanaan program berjalan aman, tepat sasaran, dan akuntabel.

Menurut Irfan, pelaksanaan MBG di Bengkulu menunjukkan progres yang sangat baik. Hingga awal Juni 2026, program tersebut telah diterapkan secara komprehensif di seluruh 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, sehingga jangkauan penerima manfaat semakin luas.

Baca Juga:  Gloria Erysa Meilinda Situmorang, Pemimpin Muda Regional SPPG Provinsi Bengkulu dengan Rekam Jejak Akademik Kuat

Sementara itu, berdasarkan data Regional Satuan Pelayanan Pendidikan Gizi (SPPG) Provinsi Bengkulu, saat ini terdapat 139 SPPG yang telah beroperasi penuh.

Keberadaan SPPG tidak hanya melayani kebutuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan 5.704 tenaga kerja serta melibatkan 804 pemasok bahan baku makanan.

Untuk memperkuat dampak ekonomi daerah, pemerintah juga mendorong integrasi rantai pasok lokal melalui kemitraan antara dapur gizi dengan petani, peternak, dan pelaku UMKM.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan berkualitas bagi program MBG di Bengkulu.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]