Selasa, Maret 31, 2026
Beranda Seluma Warga Sarimulyo Keluhkan Bau Menyengat Diduga dari Aktivitas Pabrik Sawit

Warga Sarimulyo Keluhkan Bau Menyengat Diduga dari Aktivitas Pabrik Sawit

0
9

Seluma – Warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pabrik kelapa sawit di sekitar wilayah mereka. Kondisi tersebut disebut telah dirasakan sejak bulan Ramadan hingga sekarang.

Salah seorang warga, Karti, mengatakan bau tersebut cukup mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Bahkan, sebagian warga terpaksa menggunakan masker saat berada di rumah untuk mengurangi dampak bau yang dianggap semakin kuat.

“Dari bulan puasa sampai sekarang baunya masih terasa. Kami sampai harus pakai masker di rumah karena baunya sangat menyengat,” ujar Karti, Selasa (31/3).

Menurutnya, keluhan itu dirasakan oleh banyak warga di desa tersebut. Awalnya masyarakat mengira bau tersebut hanya terjadi sementara, namun hingga kini kondisi tersebut belum juga berubah.

Ia juga mengaku warga tidak pernah dilibatkan dalam proses pendirian pabrik yang berada di sekitar permukiman mereka. Hal itu menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai proses pembangunan perusahaan tersebut.

Selain persoalan bau, warga juga menyoroti minimnya tenaga kerja lokal yang bekerja di perusahaan tersebut. Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, sebagian besar pekerja berasal dari luar daerah.

Baca Juga:  Bupati Teddy Rahman Ikuti Rakor Penguatan Sinergi dan Kolaborasi antara KPK dan Pemda

Menurut Karti, hanya beberapa warga setempat yang bekerja di perusahaan tersebut, dan sebagian di antaranya merupakan warga yang sebelumnya menjual lahannya kepada pihak perusahaan.

Ia menambahkan, rumah warga yang berada dalam jarak kurang dari satu kilometer dari lokasi pabrik menjadi yang paling merasakan dampak bau tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat menelusuri sumber polusi udara tersebut serta melakukan pengawasan terhadap aktivitas industri di sekitar permukiman. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat.

Hingga berita diterbitkan, kami masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]