Bengkulu – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) RI, Ni Luh Puspa, melakukan kunjungan ke Kota Bengkulu menjelang penutupan Festival Tabut 2025. Dalam kunjungannya, Wamenpar menyempatkan diri berkeliling di kawasan wisata oleh-oleh Anggut Atas, pusat UMKM yang menjajakan berbagai produk lokal.
Wamenpar tampak antusias menjelajahi lapak-lapak pelaku UMKM. Ia mencicipi beragam kuliner khas Bengkulu, mulai dari kue tradisional hingga minuman olahan buah lokal. Tak hanya itu, ia juga berbelanja kain besurek, batik khas Bengkulu yang menjadi salah satu ikon budaya daerah ini.
“Kita lagi ada di kawasan pusat oleh-oleh yang diisi oleh pelaku UMKM di Kota Bengkulu. Hari ini saya berkeliling melihat produk-produk UMKM, the shopping hari ini,” ujarnya.
“Tadi saya nyobain kek dodol dari durian, terus ada minuman dari jeruk Kalamanci – enak banget. Saya juga belanja kain besurek, khas Bengkulu,” tambahnya.
Selain menikmati wisata belanja, Ni Luh Puspa juga menyempatkan diri mengunjungi destinasi sejarah di Kota Bengkulu. Ia menelusuri jejak sejarah kemerdekaan di Rumah Pengasingan Bung Karno, Rumah Ibu Fatmawati, hingga Benteng Marlborough.
“Jalan-jalan ke Bengkulu itu lengkap. Selain menikmati Festival Tabut, kita bisa napak tilas sejarah dan mendukung pelaku UMKM lokal. Jangan lupa mampir ke pusat oleh-oleh Anggut,” katanya.
Kehadiran Wamenpar di momen penutupan Festival Tabut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan sektor pariwisata dan pemberdayaan UMKM lokal sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif daerah.







