Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengimbau seluruh camat, lurah, ketua RT/RW, dan masyarakat untuk kembali mengaktifkan pos keamanan lingkungan (poskamling) di wilayah masing-masing. Langkah ini dinilai efektif dalam memperkuat keamanan dan mencegah tindak kriminal di lingkungan permukiman.
Menurut Dedy, pengaktifan kembali poskamling terbukti menekan angka kriminalitas di Kota Bengkulu dalam beberapa waktu terakhir. “Mari kita aktifkan lagi poskamling di lingkungan masing-masing. Lakukan jaga bergiliran agar tidak ada lagi kasus begal, pencurian, atau tindak kejahatan lainnya,” ujarnya, Rabu (29/10).
Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat. Sejumlah RT dan warga di berbagai wilayah telah menyatakan kesiapannya untuk menjaga keamanan lingkungan dengan menghidupkan kembali poskamling sesuai instruksi wali kota.
Untuk menambah semangat warga, Pemkot Bengkulu menyiapkan lomba poskamling terbaik di setiap kecamatan dengan hadiah menarik: Rp5 juta untuk juara pertama, Rp4 juta untuk juara kedua, dan Rp3 juta untuk juara ketiga. Selain itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan turut memberikan dukungan dengan menyiapkan hadiah tambahan sebesar Rp300 juta, sementara Pemkot Bengkulu menyediakan total hadiah Rp150 juta.
“Kota Bengkulu menjadi daerah percontohan dalam pengaktifan poskamling. Ini bukan sekadar lomba, tapi gerakan bersama menjaga keamanan,” jelas Dedy.
Ia menambahkan, penilaian tidak hanya melihat keberadaan poskamling, tetapi juga tingkat keaktifan dan fungsinya. Poskamling diharapkan menjadi tempat multifungsi, mulai dari pusat pengaduan masyarakat, layanan darurat seperti ambulans dan BPJS, hingga kegiatan sosial seperti senam, pengajian, dan area bermain anak-anak.
“Intinya, poskamling harus benar-benar hidup. Nanti ada tim yang turun langsung memantau aktivitasnya,” tegasnya.
Melalui program ini, Pemkot Bengkulu berharap masyarakat semakin berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing demi mewujudkan kota yang aman, tertib, dan guyub.


