Bengkulu – Di bawah kepemimpinannya, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan komitmennya untuk membawa Kota Bengkulu semakin maju, tidak hanya dari sisi pembangunan infrastruktur tetapi juga sektor pariwisata.
Salah satu proyek unggulan yang kini tengah dikerjakan adalah pembangunan kawasan Belungguk Point di simpang lima Jalan S. Parman, Kelurahan Padang Jati. Kawasan ini dirancang sebagai ruang publik ikonik yang dapat menjadi pusat aktivitas anak muda sekaligus destinasi wisata baru di kota ini.
Dedy mengungkapkan, konsep Belungguk Point terinspirasi dari suasana Braga di Bandung dan Malioboro di Yogyakarta. Namun ia optimistis, setelah rampung nanti, Belungguk Point akan mampu menghadirkan daya tarik yang lebih besar dibanding kedua ikon wisata kota tersebut.
“Di simpang lima itu sedang dibangun kawasan yang terinspirasi dari Braga Bandung dan Malioboro Jogja. Namanya Belungguk Point. Insya Allah kalau sudah selesai, Braga dan Malioboro akan kalah dengan Belungguk Point,” ujar Dedy dengan optimisme.
Kemajuan Kota Bengkulu sendiri sudah cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak Dedy menjabat sebagai wakil wali kota mendampingi Helmi Hasan. Meski begitu, ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti.
“Saya ingin kota ini semakin maju, semakin dikenal publik, sekaligus menjadi tempat yang nyaman bagi warganya maupun wisatawan. Wisata harus tertata, kota bebas banjir, bebas sampah, dan ke depan kita juga akan pasang videotron di atas Taman Simpang Harapan,” tambahnya.
Dengan berbagai terobosan ini, Dedy berharap wajah Kota Bengkulu semakin menarik, baik sebagai kota hunian maupun destinasi wisata unggulan di Sumatera.







