Jumat, Maret 20, 2026
Beranda Pendidikan UMB Ajukan Pembukaan Prodi S1 Kedokteran hingga Farmasi ke LLDIKTI

UMB Ajukan Pembukaan Prodi S1 Kedokteran hingga Farmasi ke LLDIKTI

0
11
Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menyampaikan rencana pembukaan sejumlah program studi baru, yakni Program Studi S1 Kedokteran, S1 Kesehatan, S1 Gizi, dan S1 Farmasi, dalam audiensi dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II di Palembang, Jumat (9/1).

Palembang – Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) melaksanakan audiensi dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II di Kantor LLDIKTI Wilayah II Palembang, Jumat (9/1).

Audiensi ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan laporan perkembangan institusi, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dosen dan tenaga kependidikan (tendik), termasuk penguatan SDM dosen menuju jabatan akademik guru besar, sekaligus membahas rencana pembukaan program studi baru di lingkungan UMB.

Rombongan UMB dipimpin langsung oleh Rektor UMB Dr. Susiyanto, M.Si., didampingi Wakil Rektor I Dr. Kasmirudin, M.Si., Wakil Rektor II Dr. Ririn Harini, M.P., Wakil Rektor III Dr. Surohim, M.Si., dan Wakil Rektor IV Dr. Onsardi, M.M. Kehadiran rombongan UMB diterima langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., didampingi Kepala Bagian Umum Fansyuri Dwi Putra, S.E., M.Si., Ketua Tim Sistem Informasi Irsan Aras, S.T., M.Kom., serta Ketua Tim Sumber Daya Nurjanah, S.E., M.M.

Dalam pertemuan tersebut, UMB memaparkan perkembangan institusi yang meliputi penguatan tata kelola, peningkatan mutu akademik, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan. Selain itu, UMB juga menyampaikan rencana pembukaan sejumlah program studi baru, yakni Program Studi S1 Kedokteran, S1 Kesehatan, S1 Gizi, S1 Farmasi, serta Program Studi S2 Ilmu Komputer, sebagai bagian dari strategi memperluas akses dan meningkatkan relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Rektor UMB Dr. Susiyanto, M.Si., menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh rencana pengembangan universitas berjalan selaras dengan regulasi dan standar mutu pendidikan tinggi.

“Audiensi ini merupakan bentuk komitmen UMB dalam menjaga kualitas dan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kami menyampaikan laporan perkembangan universitas sekaligus mendiskusikan rencana pembukaan program studi baru agar prosesnya sesuai ketentuan, berbasis kebutuhan, serta didukung kesiapan akademik dan sumber daya yang memadai, termasuk penguatan SDM dosen menuju jenjang guru besar,” ujar Dr. Susiyanto.

Ia menambahkan, rencana pembukaan program studi baru diarahkan untuk memperkuat kontribusi UMB dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

“UMB terus berbenah dan bertumbuh. Pembukaan program studi baru bukan sekadar penambahan jumlah, tetapi bagian dari strategi peningkatan mutu dan relevansi agar lulusan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah maupun nasional. Prodi S1 Kedokteran, S1 Kesehatan, S1 Gizi, S1 Farmasi, dan S2 Ilmu Komputer dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., mengapresiasi langkah proaktif UMB dalam menyampaikan laporan perkembangan dan rencana pengembangan institusi melalui forum audiensi.

“LLDIKTI Wilayah II menyambut baik komitmen UMB dalam penguatan kelembagaan dan pengembangan program studi. Pada prinsipnya, kami mendorong perguruan tinggi untuk terus berorientasi pada mutu, kepatuhan terhadap regulasi, serta kesiapan sumber daya,” ungkap Prof. Iskhaq.

Prof. Iskhaq menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah II siap memberikan pendampingan sesuai kewenangan, khususnya dalam memastikan proses pembukaan program studi baru berjalan sesuai mekanisme dan standar yang berlaku.

“Kami siap mendampingi dan memberikan arahan teknis mulai dari aspek dokumen, tata kelola, SDM, sarana-prasarana, hingga sistem penjaminan mutu, agar program studi yang dibuka benar-benar berkualitas dan berkelanjutan,” pungkasnya.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]