Minggu, Maret 22, 2026
Beranda Destita Khairilisani Serap Aspirasi Kelompok Bank Sampah, Destita Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal

Serap Aspirasi Kelompok Bank Sampah, Destita Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal

0
8

Bengkulu – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 dengan menyerap aspirasi masyarakat Kelurahan Surabaya, Kota Bengkulu, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di Rumah Ibu Cristin tersebut diikuti oleh pengurus dan anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Vanda Kite. Reses ini merupakan kegiatan pertama Destita dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat selama periode reses 11–31 Desember 2025.

Dalam dialog bersama warga, berbagai persoalan lingkungan menjadi sorotan utama, khususnya terkait pengelolaan sampah. Masyarakat menilai pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal perlu diperkuat melalui pelestarian nilai budaya serta penggunaan bahasa daerah agar pesan edukasi lingkungan lebih mudah dipahami dan diterima.

Selain itu, warga menyampaikan keprihatinan terhadap dampak pengelolaan sampah yang belum optimal terhadap keselamatan dan kesehatan anak. Mereka berharap adanya perlindungan anak dari potensi bahaya lingkungan melalui penguatan pengawasan berbasis komunitas, serta edukasi terpadu kepada anak dan orang tua terkait pengelolaan sampah yang aman.

Aspirasi lain yang mengemuka adalah perlunya integrasi pendidikan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah, ke dalam kurikulum pendidikan formal dan nonformal. Kelompok Tani Hutan Vanda Kite juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan kompetensi guru serta dosen, yang dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik agar pembelajaran dapat berjalan optimal.

Terkait pengelolaan sampah berbasis ekonomi, warga mendorong penguatan bank sampah hingga tingkat RT. Saat ini, bank sampah dinilai masih menghadapi keterbatasan fasilitas, seperti bangunan yang kecil, menumpang, dan rawan banjir. Masyarakat juga menyampaikan kendala pembiayaan pada kegiatan UMKM berbasis lingkungan, termasuk produksi minuman herbal yang masih terbatas sesuai pesanan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Destita menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Ia mendorong penguatan kebijakan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal, perluasan sosialisasi bank sampah, penyediaan lahan dan fasilitas permanen, serta dukungan permodalan dan pendampingan bagi UMKM lingkungan.

“Kegiatan reses ini menjadi sarana penting untuk mendengar langsung persoalan masyarakat sekaligus membangun kerja sama dalam memperjuangkan solusi yang berkelanjutan,” ujar Destita.

Kegiatan reses ditutup dengan silaturahmi, foto bersama, pembagian kenang-kenangan, serta makan bersama sebagai bentuk kebersamaan antara Anggota DPD RI B-26 dengan Kelompok Tani Hutan Vanda Kite Kelurahan Surabaya.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]