Bengkulu Tengah – Anggota DPD RI asal Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., mengapresiasi kegiatan kewirausahaan siswa SMP Negeri 1 Bengkulu Tengah yang berhasil memproduksi sirup jeruk kalamansi khas daerah.
Destita mengungkapkan inisiatif tersebut merupakan bentuk inovasi pendidikan yang tidak hanya menumbuhkan jiwa wirausaha, tetapi juga mengangkat potensi lokal Bengkulu Tengah.
“Saya sangat mengapresiasi pihak sekolah yang mengembangkan jeruk kalamansi menjadi produk bernilai ekonomi. Ini ide kreatif luar biasa karena melibatkan seluruh warga sekolah — dari proses menanam hingga menghasilkan sirup kemasan. Inovasi seperti ini patut dijadikan contoh bagi sekolah lain,” ujar Senator Destita.
Apresiasi tersebut disampaikan Destita saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (9/10/2025) disambut langsung Kepala Sekolah Siti Nurjanah dan jajarannya.
Usai menghadiri pertemuan dengan jajaran pemerintah daerah di Pendopo Bukit Kandis, ia menyempatkan diri mampir ke SMPN 1 Bengkulu Tengah yang berlokasi di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, untuk meninjau langsung kegiatan siswa.
Program kewirausahaan ini telah lama berjalan di sekolah tersebut. Para siswa memanfaatkan kebun sekolah sebagai lahan produktif untuk menanam jeruk kalamansi, kemudian mengolah hasil panen menjadi sirup kemasan siap jual. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga menumbuhkan kemandirian dan keterampilan wirausaha sejak dini.
Jeruk kalamansi merupakan produk unggulan Kabupaten Bengkulu Tengah yang telah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), menandakan pengakuan atas kualitas dan keunikannya.
Destita berharap program serupa terus dikembangkan di sekolah-sekolah lain di Bengkulu.
“Sekolah yang mampu mengajarkan siswa berinovasi dari potensi lokal sesungguhnya sedang menyiapkan generasi yang mandiri dan produktif. Ini contoh nyata pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tutupnya.


