Bengkulu – Dalam rangka menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 100.2/1978/B.1/2025 yang berisi sejumlah imbauan kepada masyarakat. Edaran tersebut bertujuan menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan warga selama masa libur Nataru.
Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Bengkulu, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah. Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, serta peringatan dini dari BMKG Bengkulu mengenai peluang hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari ke depan.
Dalam edaran tersebut disebutkan bahwa cuaca ekstrem berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di wilayah Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas, baik di darat, laut, maupun udara, serta menghindari kawasan rawan bencana, khususnya daerah pesisir yang berisiko terdampak gelombang dan ombak tinggi.
Selain meningkatkan kewaspadaan, Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan gotong royong membersihkan saluran air dan drainase di lingkungan masing-masing sebagai langkah pencegahan banjir. Dalam menyambut pergantian tahun, masyarakat diharapkan mengisi kegiatan dengan aktivitas yang positif dan bernuansa keagamaan sesuai ajaran masing-masing. Khusus bagi umat Islam, dianjurkan untuk melaksanakan zikir, istigasah, dan doa bersama agar terhindar dari berbagai musibah.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mengingatkan masyarakat agar tidak merayakan malam pergantian tahun dengan kegiatan yang berpotensi membahayakan, seperti meniup terompet, menyalakan kembang api atau petasan, serta melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya. Imbauan serupa ditujukan kepada pemilik tempat hiburan dan pengelola destinasi wisata agar tidak menggelar atau memfasilitasi perayaan malam tahun baru secara berlebihan.
Gubernur Helmi Hasan berharap seluruh pihak dapat mematuhi imbauan tersebut demi terciptanya suasana libur Natal dan Tahun Baru yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.







