Rejang Lebong – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup terus memperkuat kualitas layanan kesehatan dengan menambah tiga dokter spesialis baru. Dengan penambahan tersebut, jumlah dokter spesialis di RSUD Curup kini mencapai 23 orang, sehingga diharapkan mampu meningkatkan mutu dan cakupan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Rejang Lebong.
Direktur RSUD Curup, Nova Friska, M.Kes., mengatakan tiga dokter spesialis yang baru bergabung masing-masing dr. Adi Cahya Kumara, Sp.PA (Spesialis Patologi Anatomi), dr. Rini Yoanita, Sp.THT (Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorok), serta dr. Alazi, Sp.M (Spesialis Mata). Hal tersebut disampaikan Nova Friska didampingi Kepala Bidang Keperawatan RSUD Curup, Yoedhy Adrians, pada Senin (5/1/2026).
Dengan bertambahnya tenaga medis tersebut, RSUD Curup kini memiliki dokter spesialis di berbagai bidang layanan, di antaranya penyakit dalam, obstetri dan ginekologi, anak, anestesiologi, radiologi, patologi klinik dan anatomi, saraf, kedokteran jiwa, kulit dan kelamin, forensik dan medikolegal, paru, mata, THT, hingga gizi klinik. Manajemen RSUD Curup juga masih melakukan proses perekrutan dokter spesialis bedah, jantung, dan anestesi guna semakin melengkapi layanan medis.
Selain didukung 23 dokter spesialis, RSUD Curup saat ini memiliki 10 dokter umum dan 39 tenaga bidan yang siap menunjang pelayanan rawat jalan maupun rawat inap. Dari sisi sarana dan prasarana, rumah sakit ini telah dilengkapi empat ruang rawat inap paviliun dan 20 kamar rawat inap standar dengan total 100 tempat tidur. Sebanyak 80 kamar rawat inap juga telah dilengkapi sistem pembayaran QRIS untuk mempermudah pelayanan kepada pasien.
Peningkatan layanan RSUD Curup tidak terlepas dari komitmen Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP, bersama Wakil Bupati Dr. H. Hendri Praja, SSTP, M.Si, yang terus mendorong penguatan sektor kesehatan daerah. Selain pemenuhan tenaga medis, Bupati juga secara rutin melakukan monitoring pelayanan untuk memastikan RSUD Curup memberikan layanan yang optimal, responsif, serta berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien.







