Kamis, Maret 19, 2026
Beranda Bengkulu Bengkulu Tengah RSUD Bengkulu Tengah Jadi Model Pembangunan Rumah Sakit Modern di Daerah

RSUD Bengkulu Tengah Jadi Model Pembangunan Rumah Sakit Modern di Daerah

0
8

Bengkulu Tengah – Asisten Deputi Peningkatan Sumber Daya Kesehatan Kemenko PMK, Redemtus Alfredo Sani Fenat, menekankan pentingnya kesiapan daerah dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan keberhasilan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Alfredo saat melakukan pemantauan pembangunan RSUD Bengkulu Tengah di Kantor Bupati Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (9/10/2025). Program ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan dan pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat di seluruh daerah.

“Program PHTC bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang setara, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar Alfredo.

Ia menegaskan, kesiapan daerah menjadi kunci agar rumah sakit yang dibangun benar-benar berfungsi optimal. “Kami ingin memastikan kesiapan daerah, baik dari sisi SDM, farmasi, alat kesehatan, hingga sistem informasi, agar rumah sakit ini mampu beroperasi maksimal sebagai rujukan pelayanan tingkat pertama,” tambahnya.

Menurut Alfredo, keberhasilan transformasi layanan kesehatan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra strategis. Kolaborasi ini mencakup penyediaan lahan, perizinan, serta dukungan utilitas seperti listrik, air bersih, dan jaringan komunikasi.

“Kemenko PMK bersama Kemenkes akan terus mengawal kebijakan ini, namun keberhasilannya ditentukan oleh komitmen pemerintah daerah dan dukungan lintas sektor,” jelasnya.

RSUD Bengkulu Tengah dibangun menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2025 dengan masa pekerjaan 295 hari kalender dan telah mencapai progres fisik 60,22%, melampaui target. Rumah sakit ini akan dilengkapi fasilitas modern seperti IGD, ICU/NICU/PICU, ruang operasi, radiologi (CT Scan dan Mammography), Cathlab, serta layanan unggulan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi).

Melalui rapat tindak lanjut, disepakati bahwa Pemkab Bengkulu Tengah akan menyelesaikan perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan penyediaan sumur bor paling lambat pertengahan Oktober 2025. PT PLN (Persero) juga akan memberikan kompensasi tagihan listrik tahap awal operasional rumah sakit, sementara RSUD Bengkulu Tengah diminta memperbarui data tenaga kesehatan dalam aplikasi Satu Sehat untuk ditindaklanjuti oleh Ditjen SDMK Kemenkes.

Kemenko PMK dan Kemenkes berkomitmen memberikan pendampingan penuh untuk mempercepat penyelesaian kendala di lapangan. Pemantauan langsung ini menjadi bentuk dukungan terhadap visi Presiden Prabowo dalam pemerataan layanan kesehatan nasional. RSUD Bengkulu Tengah diharapkan menjadi rumah sakit kelas C yang modern, representatif, dan mampu memberikan layanan unggulan bagi masyarakat Bengkulu Tengah dan sekitarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Bengkulu Tengah, perwakilan Kemenkes, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kominfo, serta mitra lintas sektor seperti BPJS Kesehatan, PT PLN, PT Telkom, Universitas Bengkulu, dan PERSI Wilayah Bengkulu.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]