BENGKULU – Anggota Komite IV DPD RI daerah pemilihan Bengkulu, apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menyerap aspirasi tim manajemen SMP Negeri 18 Kota Bengkulu terkait kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, pengelolaan anggaran sekolah, hingga pemerataan dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam pertemuan reses di ruang kepala SMPN 18 Kota Bengkulu, Kamis (22/10/2026). Pertemuan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB itu membahas sejumlah persoalan yang dihadapi sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Salah satu kebutuhan yang disampaikan adalah dukungan anggaran untuk pemenuhan fasilitas sekolah. Perbaikan ruang belajar, fasilitas sanitasi, serta pengadaan peralatan pembelajaran dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Selain infrastruktur, tim manajemen sekolah juga menyoroti pengelolaan anggaran pendidikan, khususnya dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan bantuan pemerintah lainnya. Pengelolaan anggaran tersebut diharapkan semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.
Persoalan pemerataan tenaga pendidik juga menjadi perhatian. Sekolah membutuhkan dukungan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal.
Tim manajemen SMPN 18 turut mendorong penguatan program sekolah aman bencana. Upaya tersebut mencakup penyediaan fasilitas keselamatan, perbaikan infrastruktur yang berisiko, serta edukasi kesiapsiagaan bencana bagi guru dan peserta didik.
Menanggapi aspirasi tersebut, Senator Destita mendorong agar kebutuhan sekolah menjadi perhatian pemerintah daerah dan instansi pendidikan dalam penyusunan serta pengalokasian anggaran pendidikan.
Ia juga mendorong pengawasan penyaluran dan penggunaan dana BOSP agar sesuai ketentuan, dapat dipertanggungjawabkan, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Terkait pemerataan tenaga pendidik dan kesejahteraan guru, aspirasi tersebut akan menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas pendidikan. Penguatan program sekolah aman bencana juga perlu melibatkan instansi kebencanaan agar sekolah memiliki kesiapan menghadapi potensi risiko.
Melalui pertemuan reses tersebut, Senator Destita berharap berbagai kebutuhan satuan pendidikan dapat menjadi bahan evaluasi dalam perumusan kebijakan pendidikan. Pemenuhan fasilitas sekolah, peningkatan kualitas guru, serta perlindungan keselamatan peserta didik dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Provinsi Bengkulu.

Berita Terbaru
Bukan Sekadar Menjaga Keamanan, Polda Bengkulu Bangun Kedekatan Lewat Subuh Keliling
BAZNAS Bengkulu Salurkan Santunan Rp20 Juta untuk Setiap Rumah Korban Kebakaran di Rejang Lebong
Raperda Pengelolaan Air Limbah Masuk Propemperda Bengkulu 2027, Senator Destita Kawal Regulasi Berpihak Pada Rakyat
Peduli Pengangguran, Kapolda Bengkulu Sambangi BLK Mukomuko, Tampung Keluhan dan Aspirasi Peserta Pelatihan
Polda Bengkulu Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pengangkatan Pegawai Non-ASN RSKJ Soeprapto, Dua Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan
Ekspor Bengkulu Januari-September 2026 Turun 16,61 Persen