back to top
Senin, Februari 2, 2026
BerandaBeritaReses Bersama PERCASI Bengkulu, Destita Dorong Pembinaan Catur Berbasis Budaya dan Perlindungan...

Reses Bersama PERCASI Bengkulu, Destita Dorong Pembinaan Catur Berbasis Budaya dan Perlindungan Atlet Usia Dini

Bengkulu – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., melaksanakan kegiatan reses ke-5 Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 bersama Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Provinsi Bengkulu, Sabtu malam (13/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00 hingga 23.00 WIB tersebut digelar di Hotel Vista Kota Bengkulu. Reses ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Anggota DPD RI di daerah pemilihan sebagaimana diamanatkan dalam Surat Sekretaris Jenderal DPD RI Nomor B/RP.00.01/3335/DPDRI/XII/2025 dalam rangka penyerapan aspirasi masyarakat pada periode 11–31 Desember 2025.

Dalam dialog bersama pengurus PERCASI, sejumlah isu strategis disampaikan, antara lain potensi olahraga catur sebagai media pemajuan kebudayaan daerah. PERCASI menilai pembinaan catur dapat menjadi sarana penguatan identitas lokal, termasuk melalui penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan pembinaan, sosialisasi, dan penyelenggaraan event olahraga berbasis komunitas.

Selain itu, PERCASI Provinsi Bengkulu menekankan pentingnya perlindungan anak dalam kegiatan pembinaan dan kompetisi olahraga, khususnya pencegahan perundungan, pelecehan seksual, serta kekerasan terhadap atlet usia dini. Diperlukan regulasi turunan, pengawasan, serta peningkatan kapasitas pelatih dan pengurus olahraga guna menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, ramah anak, dan beretika.

Baca Juga:  Polwan Ditsamapta Polda Bengkulu Raih Prestasi dan Mengharumkan Bengkulu di Ajang Open Tournament Tinju Piala Panglima TNI Tahun 2025

Aspirasi lainnya berkaitan dengan perlunya pengakuan pendidikan olahraga prestasi, termasuk cabang olahraga catur, dalam sistem pendidikan nasional. PERCASI juga mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi guru serta pelatih olahraga, yang dibarengi dengan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dan pelatih yang berperan dalam pembinaan atlet di satuan pendidikan dan daerah.

Pengurus PERCASI turut menyoroti minimnya penyelenggaraan event catur serta terbatasnya interaksi atlet dengan daerah lain. Mereka mengusulkan penyelenggaraan kejuaraan catur secara rutin dari tingkat lokal hingga nasional. Selain itu, dibutuhkan dukungan sarana prasarana, seperti sekretariat, tempat bermain, sekolah catur, serta pembinaan berjenjang melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Persoalan keterbatasan anggaran pembinaan di tingkat kabupaten/kota, termasuk belum adanya dukungan anggaran bagi RBCC, juga menjadi perhatian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Destita menyatakan komitmennya untuk menyampaikan masukan PERCASI Provinsi Bengkulu kepada kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Ia juga menegaskan akan mengawal kebijakan pembinaan olahraga prestasi, perlindungan anak dalam olahraga, serta integrasi nilai budaya dan bahasa daerah dalam kegiatan olahraga.

Baca Juga:  Evaluasi Pelaksanaan MBG, Dapur Sekolah Jadi Alternatif

“Pembinaan olahraga, termasuk catur, harus didukung kebijakan yang berkelanjutan, berbudaya, dan menjamin perlindungan atlet, terutama anak-anak,” ujar Destita.

Kegiatan reses ini menjadi ajang silaturahmi antara Anggota DPD RI B-26 dengan Pengurus PERCASI Provinsi Bengkulu, sekaligus ruang diskusi untuk membangun sinergi dalam pengembangan olahraga catur di Bengkulu. Acara ditutup dengan foto bersama dan makan bersama seluruh peserta.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

- Advertisment -

[wpforms id="149" title="true" description="true"]