Kamis, April 2, 2026
Beranda Rejang Lebong Rejang Lebong Perkuat SDM Perhubungan Melalui Program Pola Pembibitan STTD

Rejang Lebong Perkuat SDM Perhubungan Melalui Program Pola Pembibitan STTD

0
3

Bengkulu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong terus memperkuat komitmen dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang perhubungan melalui program Pola Pembibitan (Polbit) bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rejang Lebong, HR Suryadi, mengikuti zoom meeting pemetaan kerja sama pemerintah daerah bersama STTD Bekasi yang digelar di Ruang Rapat Bupati Rejang Lebong, Rabu (1/4/2026). Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Dinas Perhubungan setempat.

Suryadi menjelaskan, kerja sama antara Pemkab Rejang Lebong dengan STTD Bekasi telah dimulai sejak 2025. Melalui program Pola Pembibitan ini, setiap tahun daerah mendapatkan kuota lima siswa untuk mengikuti pendidikan di STTD.

“Sejak 2025 kita sudah mengirim lima siswa terbaik sesuai kuota yang diberikan. Ini bagian dari upaya menyiapkan SDM perhubungan di masa depan,” ujarnya.

Sebelum program berjalan, Pemkab Rejang Lebong telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) serta perjanjian kerja sama (PKS) dengan STTD Bekasi. Kerja sama tersebut berlaku selama lima tahun.

Baca Juga:  Viral Mobil Damkar Pemkab Rejang Lebong Ditemukan di Muratara, Pencuri Masih Diburu

Melalui program ini, masyarakat Rejang Lebong yang berminat dapat mengikuti proses seleksi saat tahun ajaran baru melalui portal resmi pendaftaran secara daring. Peserta yang lulus seleksi akan mengikuti pendidikan di STTD Bekasi.

Suryadi menambahkan, masa pendidikan di STTD berlangsung sekitar empat tahun dengan sistem boarding school. Lulusan yang memenuhi kriteria nantinya dipersiapkan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di sektor perhubungan daerah.

“Ini peluang besar bagi generasi muda. Pendidikan berlangsung dengan sistem asrama, dan setelah lulus berpeluang menjadi ASN untuk mendukung pembangunan sektor perhubungan di daerah,” jelasnya.

Ia menegaskan, kesempatan ini akan terus dibuka setiap tahun selama masa kerja sama berlangsung sehingga masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan peluang tersebut.

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa dari 545 kabupaten/kota di Indonesia, baru sekitar 50 persen yang telah menjalin MoU dan PKS terkait program serupa. Kabupaten Rejang Lebong menjadi salah satu daerah yang lebih dulu menjalin kerja sama sejak 2025.

“Pertemuan ini untuk mempertegas kerja sama karena masih ada daerah yang belum melengkapi berkas. Untuk Rejang Lebong, seluruh persyaratan sudah terpenuhi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Polsek PUT Tangkap Pelaku Kasus Pencurian Mobil Damkar Milik Kecamatan Binduriang

Melalui program Pola Pembibitan ini diharapkan Kabupaten Rejang Lebong ke depan memiliki SDM perhubungan yang profesional dan mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]