back to top
Senin, Februari 2, 2026
BerandaKota BengkuluPemkot Ajak Warga Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Banjir

Pemkot Ajak Warga Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Banjir

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat merespons dampak peningkatan intensitas hujan yang mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan posko dapur umum guna memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Tony Elfian, meninjau langsung kesiapan dapur umum yang dipusatkan di Masjid Nurul Iman Korpri. Dapur umum tersebut melayani warga terdampak banjir di beberapa RT sekitar lokasi.

Tony menjelaskan, pemilihan lokasi dapur umum yang berada di tengah permukiman warga bertujuan untuk mempermudah distribusi bantuan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga.

“Kami menempatkan dapur umum di tengah-tengah lokasi agar warga yang tidak terdampak bisa turut membantu tenaga untuk memasak. Sementara itu, Pemerintah Daerah melalui BPBD memastikan suplai logistik pada masa pascatanggap darurat ini tetap terpenuhi,” ujarnya saat meninjau lokasi, Sabtu (3/1/2026).

Aksi tanggap darurat tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu. Di lapangan, koordinasi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, serta OPD terkait lainnya.

Baca Juga:  Walikota Perbaiki Gorong-gorong Tersumbat di Sumur Meleleh

Selain memastikan ketersediaan logistik, Pemerintah Kota Bengkulu juga menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat berdasarkan rilis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Tony menyebutkan potensi cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai dalam beberapa pekan ke depan.

“Rilis terakhir BMKG menunjukkan adanya peningkatan intensitas hujan. Pada 1 hingga 6 Januari 2026 diprediksi hujan dengan intensitas sedang. Namun, masyarakat tetap harus waspada karena puncak hujan diperkirakan terjadi pada pertengahan Januari,” tambahnya.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak kelurahan atau melalui layanan kedaruratan 112 apabila terjadi peningkatan debit air.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

- Advertisment -

[wpforms id="149" title="true" description="true"]