Bengkulu Utara – Menjelang awal Ramadan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara menyalurkan total 5.600 tabung LPG 3 kilogram melalui agenda Operasi Pasar (OP) Internal guna memastikan ketersediaan stok dan mencegah lonjakan harga di tengah masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Bengkulu Utara, Wahidu Sawal, Sp.MH, yang mendampingi perwakilan PT Alam Makmur, PT Tirta Arga Mulia, dan PT Jimmy Gas Raflesia dalam proses distribusi ke berbagai pangkalan strategis di seluruh kecamatan.
Penambahan kuota ini menjadi langkah respons cepat pemerintah daerah dalam mengantisipasi meningkatnya kebutuhan gas subsidi saat memasuki bulan suci Ramadan.
“Agenda kita hari ini yaitu operasi pasar internal dari para agen kita di Bengkulu. Ada penambahan kuota gas LPG 3 kg sebanyak 5.600 tabung yang dibawa oleh 10 unit mobil,” ujar Wahidu.
Rincian Distribusi
Total Pasokan: 5.600 tabung LPG 3 Kg
Armada Distribusi: 10 unit mobil (2 unit khusus dialokasikan untuk wilayah Arga Makmur)
Wilayah Distribusi: Seluruh kecamatan di Kabupaten Bengkulu Utara
Tim monitoring turut melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pangkalan guna memastikan pasokan tiba tepat waktu dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Dua pangkalan yang ditinjau di antaranya Pangkalan Erlin Gas di Kelurahan Gunung Alam dan Pangkalan Hj. Siti Aminah di Kelurahan Purwodadi.
Pemda menegaskan, extra dropping ini bertujuan menciptakan rasa tenang di tengah masyarakat agar tidak terjadi aksi borong berlebihan atau panic buying.
“Agenda ini untuk menyambut bulan suci Ramadan supaya masyarakat tidak panik, tidak ada panic buying. Kuota gas LPG tersedia untuk Kabupaten Bengkulu Utara dan insyaallah tidak akan kurang,” tegasnya.
Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah daerah bersama instansi terkait juga akan memperketat pengawasan harga di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah adanya pangkalan atau pengecer yang menjual di atas HET akibat tingginya permintaan di awal Ramadan.


