back to top
Minggu, Februari 1, 2026
BerandaBengkuluBengkulu TengahPemkab Bengkulu Tengah Usulkan Bantuan Benih Padi Inpari 32 untuk Musim Tanam...

Pemkab Bengkulu Tengah Usulkan Bantuan Benih Padi Inpari 32 untuk Musim Tanam 2026

Bengkulu Tengah — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Dinas Pertanian kembali mengusulkan bantuan benih padi unggul jenis Inpari 32 guna meningkatkan kualitas dan produksi padi pada musim tanam Maret hingga Oktober 2026.

Bantuan benih tersebut akan disalurkan kepada petani setelah dikirim oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan tanam di masing-masing wilayah.

Dinas Pertanian Bengkulu Tengah menetapkan lima kecamatan sebagai sentra produksi prioritas, yakni Kecamatan Pondok Kelapa, Taba Penanjung, Karang Tinggi, Talang Empat, dan Pondok Kubang.

Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri, mengatakan pembaruan benih padi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian yang selama ini cenderung menurun akibat penggunaan benih turunan secara berulang.

“Masih banyak petani yang menggunakan benih padi hingga empat kali turunan. Benih tersebut ditanam kembali secara turun-temurun, sehingga berdampak pada penurunan hasil produksi,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator penyuluh lapangan (korluh) untuk mendorong petani beralih menggunakan benih unggul Inpari 32 yang lebih produktif dan adaptif terhadap kondisi lahan.

Baca Juga:  Petani di Cuguk Kecik Kota Bengkulu Rugi Akibat Hama

“Tahun ini kami mendorong pembaruan benih melalui Inpari 32 agar hasil produksi padi di Bengkulu Tengah dapat lebih optimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Helmi menyebutkan kebutuhan benih akan disesuaikan dengan luas lahan tanam yang diusulkan oleh kelompok tani. Hal ini penting karena benih Inpari 32 bersifat siap tanam dan memiliki batas masa kedaluwarsa.

“Kebutuhan benih dihitung berdasarkan luas lahan tanam yang diusulkan. Misalnya untuk 25 hektare, maka jumlah benih dalam kilogram akan disesuaikan dengan standar. Benih ini harus segera ditanam sebelum melewati masa kedaluwarsa,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

- Advertisment -

[wpforms id="149" title="true" description="true"]