Bengkulu – Senator Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., hadir dalam workshop seniman yang diselenggarakan Sanggar Seni Salsabila di Pendopo Taman Budaya Bengkulu, Sabtu (27/9). Workshop ini merupakan bagian dari rangkaian acara Warisan Budaye Kite yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VII selama dua hari.
Dalam kesempatan tersebut, Destita mengapresiasi kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan generasi muda untuk semakin mencintai seni dan budaya daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat dan menumbuhkan kesadaran untuk melestarikan warisan budaya lokal.
Apoteker lulusan Universitas Indonesia itu juga mengajak masyarakat untuk hadir meramaikan festival ini. Sebab menurutnya, pelestarian seni dan budaya merupakan bagian penting dari upaya memperkuat jati diri bangsa.
Ketua Sanggar Seni Salsabila, Donny Oktavianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar berkat dukungan BPK Wilayah VII. Pihaknya mendapat kepercayaan untuk mengangkat kembali budaya Bengkulu yang hampir punah, salah satunya Bubu Gile dari masyarakat Lembak, Bengkulu Tengah. Melalui workshop ini, seni tradisi tersebut dikemas dalam bentuk tari kreasi, musik, dan pertunjukan yang akan ditampilkan kembali kepada masyarakat.
Donny menambahkan, Bubu Gile ditargetkan dapat ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada tahun 2026. Selama dua hari acara, peserta mendapatkan materi dalam workshop, kemudian dilanjutkan dengan Pagelaran Seni pada 28 September sebagai puncak kegiatan.


