back to top
Senin, Februari 2, 2026
BerandaBeritaLonjakan Harga di Pasar Panorama Bengkulu: Bawang Merah, Tomat, dan Beras Jadi...

Lonjakan Harga di Pasar Panorama Bengkulu: Bawang Merah, Tomat, dan Beras Jadi Penyumbang Utama

Bengkulu — Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Panorama, Kota Bengkulu, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Beberapa komoditas seperti bawang merah, tomat, kol, daun bawang, ayam potong, daging sapi, dan beras menjadi penyumbang utama lonjakan harga.

Berdasarkan pantauan lapangan, berikut rincian komoditas yang mengalami kenaikan mencolok:

Bawang merah: dari Rp 45.000/kg menjadi Rp 60.000/kg

Tomat: dari Rp 7.000/kg menjadi Rp 15.000/kg

Kol: dari Rp 5.000/kg menjadi Rp 10.000/kg

Daun bawang: dari Rp 15.000/kg menjadi Rp 20.000/kg

Ayam potong: dari Rp 30.000/kg menjadi Rp 35.000–Rp 37.000/kg

Daging sapi: dari Rp 110.000/kg menjadi Rp 130.000/kg

Beras medium: naik rata-rata Rp 4.000–Rp 5.000/kg (semua jenis)Sementara itu, harga ikan masih terpantau normal.

Adapun beberapa komoditas yang masih stabil di antaranya:

Cabai merah keriting: Rp 30.000/kg

Cabai setan: Rp 45.000/kg

Cabai rawit: Rp 30.000/kg

Wortel: Rp 10.000/kg

Sawi dan sawi pahit: Rp 10.000/kg

Brokoli: Rp 30.000/kg

Labu siam: Rp 6.000/kg

Lobak: Rp 15.000/kg

Seledri: Rp 40.000/kg

Baca Juga:  Kisruh Penerimaan Siswa di SMAN 5 Kota Bengkulu, Senator Destita Minta Transparansi Proses SPMB

Tempe: Rp 10.000/batang

Tahu putih: Rp 1.000/buah

Telur ukuran sedang: Rp 17.000/10 butir

Sekarpet telur: Rp 50.000

Minyak goreng Bimoli (2 liter): Rp 40.000

Gula pasir: turun dari Rp 18.000 menjadi Rp 17.000/kg

Kopi robusta: Rp 120.000/kgUntuk beras subsidi SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), hingga kini belum tersedia lagi di pasar sejak terakhir masuk pada Maret–April lalu.

“Beras SPHP belum masuk, masih kami proses untuk pengantaran suratnya,” jelas Nur Lian (39), salah satu pedagang beras.

Pedagang sayur, Aldo Setiawan (26), membenarkan adanya lonjakan harga di beberapa komoditas utama.

“Biasanya dari petaninya langsung. Tomat, kol, dan bawang merah yang naiknya paling terasa. Sayur lain masih stabil,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kenaikan harga berdampak langsung pada omzet harian.

“Pembeli mulai mengurangi belanja karena mahal. Biasanya saya dapat Rp 5 juta sehari, sekarang turun jadi Rp 3 juta-an,” ungkap Aldo.

Sementara itu, salah satu pembeli, Tatik Susilawati (39), warga Pagar Dewa, mengaku kaget dengan kenaikan harga yang cukup cepat.

Baca Juga:  Menpar Widiyanti Respon Tragedi Kapal Wisata Bengkulu Karam

“Kemarin saya beli bawang merah masih Rp 45.000, hari ini sudah Rp 60.000. Tomat dan kol juga naik drastis. Sekarang beli setengah kilo-setengah kilo aja,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Panorama masih tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

- Advertisment -

[wpforms id="149" title="true" description="true"]