Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu memberlakukan rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan S. Parman guna menyukseskan peresmian (launching) Belungguk Point, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 27 Desember 2025. Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di kawasan yang diproyeksikan menjadi ikon wisata baru kebanggaan masyarakat Bengkulu.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menjelaskan rekayasa lalu lintas dilakukan demi menjamin kelancaran arus kendaraan sekaligus kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama acara berlangsung.
“Diperkirakan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Oleh karena itu, kami melakukan pengaturan lalu lintas secara menyeluruh agar kegiatan berjalan tertib dan aman,” ujar Medy.
Untuk mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas, sedikitnya 40 personel gabungan yang terdiri dari petugas Dinas Perhubungan dan taruna Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) disiagakan di sejumlah titik krusial.
Penutupan Total Jalan S. Parman
Mulai Sabtu sore, Jalan S. Parman dari Simpang Fatmawati hingga Simpang Sekip akan ditutup total bagi kendaraan umum. Penutupan ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Car Free Night di kawasan Belungguk Point.
Namun demikian, pengecualian diberikan untuk kepentingan mendesak, khususnya akses medis. Jalur di Simpang Sekip tetap dibuka bagi pasien maupun keluarga pasien yang hendak menuju Rumah Sakit Tiara Sella.
Rekayasa Arus Kendaraan
Adapun pengaturan arus lalu lintas dilakukan sebagai berikut:
1. Arus dari Simpang Lima (Ratu Samban) akan dialihkan sepenuhnya menuju Jalan Letjend Suprapto, Jalan Fatmawati, serta kawasan Penurunan.
2. Arus dari Tanah Patah, Sawah Lebar, dan Jalan Flamboyan akan dikembalikan atau dialihkan ke arah Sawah Lebar guna mencegah penumpukan kendaraan di sekitar lokasi peresmian.
Pengaturan Kantong Parkir
Pemerintah Kota Bengkulu juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir guna menjaga ketertiban:
1. Pengunjung Belungguk Point diarahkan untuk parkir di Jalan Letjend Suprapto, Jalan Fatmawati, Jalan Soekarno (Anggut), kawasan Penurunan, serta Jalan Kz. Abidin I dan II.
2. Alternatif parkir dari arah Sawah Lebar disediakan di bahu jalan Jalan Flamboyan, Jalan S. Parman sisi Tanah Patah, serta Jalan Jati.
3. Khusus keluarga P3K yang menghadiri prosesi pelantikan, parkir diarahkan mulai dari kawasan Pasar Mambo (samping Kemenag Provinsi) hingga area parkir PTM dan Mega Mall.
Sebagai informasi, Belungguk Point merupakan terobosan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi yang menyulap pedestrian Jalan S. Parman menjadi ruang publik modern dengan sentuhan kearifan lokal. Kawasan ini dihiasi ornamen alat musik Dhol sebagai pembatas jalan serta motif Batik Besurek yang membentang sepanjang jalur pedestrian.
Peresmian Belungguk Point juga akan dimeriahkan dengan UMKM Expo serta berbagai pertunjukan seni dan budaya lokal. Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta datang lebih awal guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi acara.







