Sejak tahun 2019, seorang penjual bernama Debi rutin berjualan aneka es dan camilan manis seperti pop es, kapo cina, beng-beng, dan masih banyak lagi di dekat gerbang Kampus UINFAS Bengkulu. Lokasinya yang strategis menjadikannya mudah diakses oleh mahasiswa yang lalu lalang setiap hari.
Debi mengatakan bahwa pembelinya memang didominasi oleh mahasiswa. Ia sengaja menyajikan produknya dengan cara yang lebih simpel agar sesuai dengan gaya hidup mahasiswa yang serba cepat. Meski demikian, ia tetap menjaga kualitas. “Kebersihan tentu kami jaga, dan kami memakai pemanis dari gula asli, bukan pemanis buatan, supaya sama-sama sehat,” ujar Debi.
Salah satu pelanggan setianya, Sela, mengaku sering membeli es di lapak Debi karena lokasinya yang dekat dengan tempat kuliah. “Awalnya cuma sering lewat, lama-lama jadi tahu dan penasaran. Pas coba, ternyata enak, bersih, dan pelayanannya cepat. Penjualnya juga ramah,” kata Sela.
Sela menambahkan bahwa ia tidak selalu membeli setiap hari, tapi saat sedang ingin atau kebetulan lewat, ia tak ragu mampir. “Kadang beli karena lagi pengen aja. Tapi ya, nyaman belanja di sana, jadi sering balik lagi,” tambahnya.
Dengan kombinasi antara cita rasa, kebersihan, dan pelayanan yang baik, tak heran jika lapak Debi menjadi pilihan favorit para mahasiswa UINFAS.

Berita Terbaru
BAZNAS Tanggung Rp142 Juta Biaya Pemulangan Jenazah PMI Risky Ade Saputra, Rp92 Juta Uang Duka Disiapkan
Pemkot Bengkulu Matangkan Persiapan Gebyar Semarak Merah Putih 2026
Pemprov Bengkulu Siapkan Lima Langkah Penguatan MBG, Libatkan Petani hingga BUMDes
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Ungkap Fakta di Balik Dua Video Kekerasan, Masyarakat Diimbau Waspadai Propaganda KKB
Polda Bengkulu Tindaklanjuti Larangan Vape bagi Seluruh Personel Polri
OJK Luncurkan Pelita Syariah, Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Tokoh Agama