Selasa, April 7, 2026
Beranda Berita Kominfotik Bengkulu Perkuat Layanan Informasi Banjir Lebong

Kominfotik Bengkulu Perkuat Layanan Informasi Banjir Lebong

0
3

Bengkulu – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu mengambil langkah konkret dalam memperkuat layanan komunikasi dan informasi publik saat bencana banjir melanda Kabupaten Lebong. Kepala Dinas Kominfotik Bengkulu, Nelly Alesa, menegaskan bahwa peran utama instansinya adalah memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, cepat, dan dapat ditindaklanjuti.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengaktifkan pusat informasi darurat digital melalui kanal Telegram dan WhatsApp bertajuk “Info Banjir Lebong”. Kanal ini dipusatkan sebagai rujukan resmi dengan pembaruan informasi setiap tiga jam, mencakup lokasi terdampak, akses jalan, posko bantuan, serta nomor darurat. Informasi tersebut bersumber dari BPBD Lebong dan Tim Reaksi Cepat (TRC), serta dikemas dalam tagar #LebongUpdate dan #BengkuluTanggap.

Selain itu, Kominfotik juga mengintensifkan upaya melawan hoaks yang kerap muncul saat bencana. Tim khusus melakukan verifikasi cepat terhadap foto maupun video yang beredar di masyarakat. Hasilnya disajikan dalam format sederhana berupa “Hoaks, Fakta, dan Tindakan” agar mudah dipahami publik. Dalam proses ini, Kominfotik menggandeng BMKG dan BPBD untuk memastikan keakuratan data, khususnya terkait prakiraan cuaca lanjutan.

Baca Juga:  THR Aparatur Negara di Bengkulu Cair Rp422,2 Miliar Jelang Idulfitri 2026

Di sisi lain, penguatan layanan informasi juga dilakukan melalui penyediaan peta dan dashboard digital. Melalui platform WebGIS atau BEN-CONNECT Bengkulu, masyarakat dapat mengakses peta sebaran banjir, titik genangan, lokasi posko, hingga jalur evakuasi. Akses ini dipermudah dengan penyebaran tautan dan QR code melalui media sosial resmi pemerintah provinsi.

Kominfotik juga menghadirkan siaran lapangan langsung dari Kepala Dinas maupun tim di lokasi terdampak. Video singkat berdurasi sekitar 60 detik disiarkan secara berkala, berisi kondisi terkini, progres bantuan, serta imbauan keselamatan kepada masyarakat, seperti mematikan aliran listrik dan menghindari arus deras.

Untuk menjembatani kebutuhan masyarakat, Kominfotik membuka kanal aduan warga melalui formulir digital dan WhatsApp Business. Laporan yang masuk, lengkap dengan alamat, jenis kerusakan, dan dokumentasi, akan diteruskan ke BPBD dan OPD teknis terkait, sekaligus memberikan notifikasi kepada pelapor bahwa aduan telah ditindaklanjuti.

Tak hanya itu, koordinasi dengan media lokal juga diperkuat guna menjangkau masyarakat yang belum sepenuhnya terakses internet. Rilis informasi harian dikirimkan ke radio dan televisi lokal di Bengkulu dan Lebong dengan format pesan yang seragam, meliputi kondisi terkini, potensi risiko lanjutan, serta informasi layanan darurat.

Baca Juga:  Kapolda Bengkulu Bersama Forkopimda Bengkulu Bahas Langkah Strategis Atasi Kelangkaan BBM

“Peran Kominfotik bukan hanya protokoler, tetapi sebagai simpul verifikasi dan distribusi informasi. Kami ingin memastikan masyarakat tidak kebingungan memilah informasi di tengah situasi bencana,” tegas Nelly.

Melalui langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Lebong dapat memperoleh informasi yang cepat, tepat, dan terpercaya, sehingga mampu mengambil keputusan yang aman selama masa tanggap darurat bencana.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]